Jembatan Aramco Selesai Dibangun, Satu Persatu Jembatan Penghubung di Tukka Beroperasi
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar

Bupati Masinton Pasaribu bersama Dandim Bayu Hanuranto Wicaksono meresmikan jembatan Aramco, Tukka, Tapanuli Tengah, Rabu (21/1/2026). (Foto/Dok/Ist)
TAPTENG (tri3news.com) – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama Komandan Kodim 0211/ Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wijaksono meresmikan selesainya pembangunan jembatan Aramco yang melibatkan anggota TNI AD.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Desa Sigiring-giring di Kecamatan Tukka, Tapteng, ini sebelumnya terputus akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor 25 November 2025 lalu.
Masinton mengapresiasi dukungan TNI dalam proses akselerasi pemulihan Tapteng pascabencana khususnya dalam menyambungkan kembali akses-akses jalan yang terputus sehingga aktivitas warga berangsur-angsur pulih.
Menurutnya, ini adalah bentuk kerjasama, gotong-royong, bahu-membahu, menghadirkan negara membantu rakyat yang sedang mengalami musibah bencana.
“Terimakasih Pak Dandim dan seluruh prajurit TNI, baik dari Korem, Kodim. Koramil dan unsur Batalyon TP, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong-royong, mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan Aramco ini,” ucap Masinton, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono mengatakan jembatan Aramco merupakan jembatan pertama yang selesai dibangun TNI AD dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tukka. Pemulihan fasilitas umum merupakan atensi dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Dikatakannya, ada sepuluh titik jalan yang terputus dari Desa Hutanabolon hingga Desa Sigiring-giring, yang progres pembangunannya tetap berlanjut hingga hari ini. Namun, tidak semuanya akan dibangunkan jembatan.
“Nanti (kebutuhan jembatan) disesuaikan dengan medan menuju akses ke Sigiring-giring. (Hanya saja), untuk akses yang (akan) dibuat jembatan, perhitungan kami sementara ada tiga jembatan. Tetapi nanti akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan efektivitas untuk menyambung akses jalan tersebut,” tutur Bayu.
Sejauh ini, lanjutnya, kondisi medan yang sulit menjadi satu-satunya kendala yang dihadapi oleh pihaknya dalam melanjutkan progres pembukaan akses jalan di sejumlah titik di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Meskipun demikian, TNI AD akan terus berupaya menghadapi seluruh tantangan yang ada sehingga setiap akses yang terputus menuju desa-desa di Tapteng bisa disambungkan kembali. (R1)



Saat ini belum ada komentar