Pasca Lebaran, Pedagang di Pasar Pandan Keluhkan Sulitnya Dapatkan Ikan
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Pasar Pandan, Tapteng tampak lengang dari pedagang ikan, Kamis (26/3/2026). (Foto:Dok/Ist)
TAPTENG (tri3news.com) – Pasca Lebaran, pasokan ikan laut di pasar tradisional seperti Pasar Pandan, Tapanuli Tengah, menipis dan sulit mendapatkan ikan segar.
Biasanya, Pasar ini ramai dipadati pedagang ikan, namun pantauan wartawan, Kamis (26/3/2026) terlihat hanya sebagian kecil pedagang yang berjualan ikan.
Beberapa pedagang yang ditemui mengeluhkan kesulitan mendapatkan stok ikan dari nelayan sehingga sebagian pedagang memilih tidak menggelar lapaknya.
“Sebelum Lebaran, pasokan ikan masih cukup lancar, tapi setelah hari raya, nelayan belum melaut keluar laut, mungkin karena masih ada banyak persiapan keluarga atau cuaca yang kurang mendukung,” ujar Pedagang ikan Mega di Pasar Pandan.
Kondisi stok ikan menipis membuat harga ikan juga ikut mengalami kenaikan yang cukup signifikan dikarenakan tingginya permintaan pasar.
Jenis ikan tongkol biasanya dijual Rp 30 ribu kini dibanderol Rp 35 ribu per kilogram, kerapu Rp 57 ribu biasanya dijual Rp 40 ribu, ikan sebelah dibandrol Rp 57 ribu biasanya Rp 40 ribu, ikan lidah Rp 40 ribu, ikan kapas kapas Rp 50 ribu biasanya Rp 35 ribu, udang Rp 115 ribu biasanya Rp 90 ribu, ikan mujahir Rp 35 ribu, gabu Rp 55 ribu biasanya Rp 40 ribu, cumi kecil Rp 60 ribu biasanya Rp 40 ribu.
Menurut Mega, pedagang tidak punya pilihan lain selain menaikkan harga, karena modal yang dikeluarkan untuk mendapatkan stok juga jauh lebih mahal dari biasanya.
Dia berharap agar nelayan segera kembali melaut sehingga kesulitan mendapat ikan segar ini dapat segera teratasi. (R1)



Saat ini belum ada komentar