Mensos Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Tepat Sasaran
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (kedua kanan) memberikan keterangan kepada awak media sesuai menyalurkan bantuan dana bagi warga penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). ANTARA/Tri Vanny.
ACEH (tri3news.com) – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan dana bagi penyintas bencana alam banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tepat sasaran.
“Yang paling penting adalah kami menyalurkan (bantuan bagi penyintas bencana alam) dengan hati-hati sesuai prosedur karena semuanya akan diaudit,” kata Saifullah Yusuf kepada awak media di Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).
Menteri Sosial bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian hadir langsung untuk menyerahkan bantuan dana senilai Rp100,9 miliar kepada warga penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Timur. Acara penyerahan berlangsung bantuan secara simbolis berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Dia menjelaskan bahwa bantuan bagi penyintas bencana dilakukan dengan prosedur yang memungkinkan ketidaktepatan sasaran dapat diminimalisasi.
Data penerima manfaat, kata dia, harus dipastikan tepat dan terverifikasi sebelum diajukan ke Kementerian Keuangan. Setelah pengajuan disetujui, Kementerian Sosial menginstruksikan pihak penyalur untuk mulai menyalurkan bantuan.
Saifullah mengatakan bahwa khusus di wilayah Aceh, bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia agar lebih cepat dan mudah diakses warga.
Dia menjelaskan ada tiga cara penyaluran bantuan dijalankan, yaitu penyaluran langsung di Kantor PT Pos Indonesia di daerah, diserahkan melalui komunitas, misalnya di desa atau di rumah-rumah tokoh yang disepakati bersama.
Sedangkan warga lanjut usia yang kondisinya tidak memungkinkan untuk mengambil bantuan secara langsung, akan didatangi pihak PT Pos Indonesia di rumah masing-masing.
Saifullah menambahkan nilai bantuan dana dari pemerintah juga cukup besar jika diasumsikan per kepala keluarga mencapai Rp60 juta hingga Rp70 jutaan.
Oleh sebab itu, ketika bantuan disalurkan sesuai sasaran, warga penerima dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk memulihkan kehidupan mereka dari dampak bencana banjir.(ANTARA)



Saat ini belum ada komentar