Bantuan Instore Dryer Diserahkan, Gerakan Tanam Bawang Merah Dilakukan di Karo
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar

Bupati Karo Antonius Ginting melakukan gerakan Penanaman Bawang Merah bersama Kepala Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Iman Gunadi disela-sela acara secara terima bantuan Instore Dryer Desa Selandi Kecamatan Payung, Rabu (21/1/2026) (Foto dok/Diskominfo Karo)
KARO (tri3news.com) – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting Sp.OG, M.Kes menghadiri acara seremoni serah terima bantuan Instore Dryer (Rumah Pengering) dan Gerakan Penanaman Bawang Merah yang dipusatkan di Desa Selandi, Kecamatan Payung, Rabu (21/01/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membenahi sektor pertanian agar lebih tangguh di sisi kualitas dan pasca panen.
Bantuan sarana prasarana ini berasal dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara sebagai bentuk dukungan terhadap komoditas unggulan daerah.
Bupati Karo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia atas bantuan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa urusan pertanian tidak cukup hanya bicara soal bibit dan pupuk, tetapi pasca panen menjadi penentu utama stabilitas harga dan kesejahteraan petani.
“Banyak petani bisa panen bagus, tapi kalau pengeringan tidak optimal, kualitas turun dan susut tinggi. Akhirnya petani terpaksa menjual murah. Dengan instore dryer ini, bawang merah kita akan memiliki daya tahan simpan yang lebih lama dan kualitas yang lebih bermutu,” ujar Bupati Karo.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bawang merah bersama cabai adalah komoditas strategis yang sering memicu inflasi yang berdampak langsung pada dapur rumah tangga. Dengan menjaga kualitas produksi di Karo, secara otomatis membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Bupati Karo juga berpesan khusus kepada Gapoktan Matahari sebagai penerima manfaat agar mengelola aset tersebut secara profesional.
Ditegaskan bahwa alat tidak boleh dimiliki perorangan, melainkan dikelola secara komunal.
Bupati juga berharap agar manajemen tertib, harus ada jadwal penggunaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan yang terukur.
“Gerakan ini diharapkan menjadi awal pertanian Karo yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.
Turut hadir Kepala Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Iman Gunadi, Ph.D, Abdul Khalim (Ekonom Ahli BI Provinsi Sumut), Arieta Aryanti (Direktur Keuangan dan TI Bank Sumut), Herry Lestari Manalu, SP perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Camat Payung, Unsur Forkopimca Kecamatan Payung, PPL, Kepala Desa Selandi Dani Sembiring, dan Ketua Gapoktan Matahari Bujurkin. (R2)



Saat ini belum ada komentar