Kain Songket Batubara Dikenal hingga Mancanegara
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar

Bupati Batubara Baharuddin Siagian dan Bendahara Partai Gerindra Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio menyaksikan proses menenun kain songket oleh pengrajin, Senin (31/3/2026). (Foto dok/Kominfo)
BATUBARA (tri3news.com) – Bupati Batubara Baharuddin Siagian memperkenalkan songket Batubara sebagai salah satu identitas warisan budaya kepada Bendahara Partai Gerindra Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio di kampung tenun di Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, Senin (30/3/2026).
Baharuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian sekaligus pengembangan tenun khas daerah sebagai salah satu identitas budaya unggulan Kabupaten Batubara. Kampung Tenun sendiri dikenal sebagai sentra produksi kain songket yang menjadi kebanggaan masyarakat daerah ini.
Ia menyebutkan, kain songket Batubara kini semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Hal ini dibuktikan dengan tampilnya songket Batubara pada ajang bergengsi Paris Fashion Week, yang diperkenalkan oleh desainer ternama Didit Hediprasetyo sebagai bagian dari promosi kekayaan budaya Indonesia ke dunia.
Pada kesempatan itu, Bendahara Partai Gerindra Sumut Meriyawaty mencoba secara langsung proses menenun bersama para pengrajin. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap proses pembuatan kain songket yang penuh ketelitian.
“Ternyata tidak mudah untuk menenun, dibutuhkan kesabaran yang tinggi,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan keberadaan Kampung Tenun semakin dikenal luas serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan para pengrajin, sekaligus memperkuat posisi tenun Batubara sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi di kancah global. (R1)



Saat ini belum ada komentar