Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Utara » Gubsu Bertemu Serikat Buruh, Bahas Lanjutan Kenaikan Upah dan Rumah Subsidi

Gubsu Bertemu Serikat Buruh, Bahas Lanjutan Kenaikan Upah dan Rumah Subsidi

  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bertemu dengan Pengurus Asosiasi Gerak Buruh untuk Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (11/9/2025). (Foto: Dok/Diskominfo Sumut)

MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumut Muhamamd Bobby Afif Nasution bertemu dengan Pengurus Asosiasi Gerak Buruh untuk Sumatera Utara yang Kondusif di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (11/9/2025). Hal itu merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya, dalam rangka menyejahterakan para buruh dalam hal kenaikan upah dan kepemilikan rumah subsidi.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan, penetapan kenaikan upah minimum harus diselaraskan dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. “Secara pribadi, saya mendukung kenaikan upah minimum itu,” ucapnya.

Kenaikan upah buruh juga harus dilihat pada kemampuan para pelaku usaha, apalagi pada kondisi ekonomi saat ini. Bobby menerima laporan bahwa selama ini pelaku usaha harus menyiapkan setidaknya 30 persen dari anggaran untuk biaya tak terduga.

“Kalau memang upah buruh mau dinaikkan, tapi cost perusahaan yang bukan variabel dihilangkan, seperti kutipan preman, uang bongkar itu dihilangkan, maka anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan buruh. Kalau kita semua bergerak, kekompakan kita semua untuk kesejahteraan buruh,” ucapnya.

Untuk itu, Bobby mengajak kepada serikat buruh untuk menjaga kondusivitas di Provinsi Sumut. Salah satu caranya dengan memberikan perlindungan kepada pelaku usaha, yakni mencegah terjadinya pungutan liar (liar) yang sering dialami oleh pelaku usaha.

Bobby kemudian menanggapi terkait program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, harga satu unit rumah subsidi tersebut maksimum Rp166 juta. Artinya, harga tersebut masih bisa diturunkan.

Untuk membantu para buruh, Pemprov Sumut akan menanggung biaya awal kepemilikan rumah subsidi tersebut, seperti biaya notaris dan propisi. Jika subsidi ditiadakan, maka biaya awal yang harus dikeluarkan buruh bisa mencapai Rp8 juta. Namun, dengan adanya bantuan pemerintah maka biaya awalnya diperkirakan hanya Rp1,2 juta.

“Dari kuota KPR subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Sumut diberi kuota 15.000 unit. Dari jumlah ini ada kuota untuk para buruh. Sebelumnya sudah ada kuota untuk rumah para prajurit TNI AD,” katanya.

Untuk mekanismenya, Bobby meminta kepada REI agar membangun rumah tersebut tidak jauh dari kawasan industri. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi tambahan biaya operasional bagi para pekerja.

“Kalau jauh, kasihan para buruh ini. Sudah bayar kredit rumah, ada tambahan ongkos ke pabrik karena lokasinya jauh. Kalau bisa cari di lokasi yang dekat,” usul Bobby.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Sumut CP Nainggolan menyampaikan tentang tuntutan kenaikan upah 8,5 persen sampai 10,5 persen. Menurutnya, kenaikan upah itu akan berdampak terhadap kemampuan para pekerja dalam hal kepemilikan rumah subsidi.

“Kalau saat ini upah minimum sekitar Rp3,5 juta per bulan, paling tidak upah minimum mestinya minimal Rp4 juta per bulan,” kata CP Nainggolan.

Turu hadir pada pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhamamd Faisal Hasrimy, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut I Nyoman Suarjaya, para elemen serikat pekerja, jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan. (R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Tahun Berlangsung, Jual Bayi Dibandrol Seharga Rp10 -15 Juta

    Tiga Tahun Berlangsung, Jual Bayi Dibandrol Seharga Rp10 -15 Juta

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh memberi penjelasan didamping Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan di depan gedung Ditreskrimum Mapolda Sumut, Senin (22/9/2025) sore. (Foto:Dok/Ist) MEDAN (tri3news.com) – Tiga tahun beroperasi, sindikat penjual bayi antar provinsi  yang dibongkar Polda Sumut telah menjual 8 bayi. Hal tersebut disampaikan Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko […]

  • Delivery Ceremony KRI Belati-622, Kapal Perang Hybrid Pertama Indonesia

    Delivery Ceremony KRI Belati-622, Kapal Perang Hybrid Pertama Indonesia

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA (tri3news.com) – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyaksikan penandatanganan berita acara serah terima (Delivery Ceremony) Kapal Republik Indonesia (KRI) Belati-622, di Dermaga Mako Komando Lintas Laut Militer, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025). Menurut Wamenhan, KRI Belati-622 merupakan Kapal Cepat Rudal (KCR) […]

  • Bocah Tertembak Senapan Angin, Polisi Ringkus Tiga Pria Pelaku Tawuran

    Bocah Tertembak Senapan Angin, Polisi Ringkus Tiga Pria Pelaku Tawuran

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tiga pria terduga pelaku tawuran yang mengakibatkan seorang bocah berusia lima tahun mengalami luka tembak senapan angin, Kamis (8/1/2026) diamankan di Mapolres Belawan.(Foto dok/Polres Belawan) BELAWAN (tri3news.com) – Tiga pria, Rafli (21), Iqbal (20) dan Aditya (18) warga Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, terduga pelaku tawuran  yang mengakibatkan seorang bocah berusia lima tahun terkena […]

  • Penyeludupan 2 Ton Sabu Digagalkan Tim Gabungan di Perairan Kepri, Menko Polkam Beri Apresiasi

    Penyeludupan 2 Ton Sabu Digagalkan Tim Gabungan di Perairan Kepri, Menko Polkam Beri Apresiasi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 312
    • 0Komentar

    BATAM (tri3news.com) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, dan Polri dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di wilayah Perairan Kepulauan Riau. Keberhasilan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto […]

  • Pelaku Curanmor Diringkus Polsek  Medan Baru

    Pelaku Curanmor Diringkus Polsek Medan Baru

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MEDAN (tri3news.com) – Polsek Medan Baru menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial PN alias Ivan (43) warga Jalan Sei Putih, Kecamatan Medan Baru di Jalan Abdullah Lubis Medan. Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang melalui Kanit Reskrim, Iptu Poltak Tambunan kepada wartawan, Jumat (19/9/2025) mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula adanya laporan korban Nurfadillah […]

  • Penyakit Kulit dan ISPA Dominasi Kasus Pascabencana di Sumut, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan KLB

    Penyakit Kulit dan ISPA Dominasi Kasus Pascabencana di Sumut, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan KLB

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal Lubis MEDAN (tri3news.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Sumut merilis perkembangan situasi kesehatan pascabencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda 17 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Data terbaru hingga Minggu (7/12/2025), menunjukkan dominasi penyakit berbasis lingkungan yang berpotensi berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) jika tidak dilakukan intervensi cepat. […]

expand_less
Exit mobile version