Diselimuti Asap Tebal, Truk dan Mobil Bertabrakan di Jalan Tol Binjai–Stabat
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Asap tebal berwarna putih yang menyelimuti badan jalan tol Binjai-Stabat yang diduga berasal dari ladang tebu di sekitar lokasi yang terbakar, Rabu (4/3/2026).(Dok : Warga).
BINJAI (tri3news.com) – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Binjai-Stabat pada Rabu (4/3/2026). Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial dan viral di berbagai akun media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sedikitnya satu unit truk dan dua mobil pribadi terlibat tabrakan. Salah satu mobil mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan dan belakang kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga dipicu asap tebal berwarna putih yang menyelimuti badan jalan tol. Asap tersebut diduga berasal dari ladang tebu di sekitar lokasi yang terbakar.
Dalam rekaman video, terlihat kepulan asap membumbung dan menutup jarak pandang pengendara. Diduga, kondisi tersebut membuat sejumlah kendaraan tidak dapat melihat situasi di depan sehingga kecelakaan beruntun pun tidak terhindarkan.
Diduga kuat, pembakaran ladang tebu dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Asap yang menyebar hingga ke ruas tol mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026), Kasat Lantas Polres Langkat AKP Tommy Franata menyebutkan bahwa lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Binjai. “Masuk wilayah hukum Binjai, terima kasih,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi mengaku hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kecelakaan tersebut.
“Sampai saat ini belum ada laporan. Tapi benar itu masuk wilayah hukum Polres Binjai. Saat ini masih dalam penyelidikan, nanti akan kami informasikan kembali,” katanya.
Minimnya keterangan resmi dari kedua pihak kepolisian membuat informasi terkait peristiwa tersebut masih simpang siur. Wartawan yang mencoba menggali data di lapangan mengaku kesulitan memperoleh informasi lebih lanjut, termasuk jumlah korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, masyarakat berharap pihak berwenang segera memberikan penjelasan resmi agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di jalur tol tersebut. (R1)



Saat ini belum ada komentar