3.205 Ha Sawah di Tapteng Mulai Dikerjakan
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 33
- comment 0 komentar

Ground breaking lahan persawahan yang dipusatkan di Bonalumban, Tapanuli Tengah, Kamis (15/1/2026). (Foto: Dok/Ist)
TAPTENG (tri3news.com) – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menyampaikan agar petani tak lagi khawatir akan lahan pertanian yang rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025 lalu.
Pemerintah Pusat akan melakukan dan memulai rehabilitasi lahan pertanian pemulihan pascabencana melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.
Dan Tim teknis telah ditempatkan langsung di lokasi sejak awal Januari 2026 untuk melakukan survei detail dan menyusun rencana kerja yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Masinton mengatakan, seluas 3.205 Ha lahan pertanian di Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat. Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Tukka sebagian besar lahan terbenam lumpur, hasil panen yang menjadi mimpi dan harapan hidup petani ikut tersapu banjir bandang, kini mulai direhabilitasi.
“Komitmen hadirnya negara di tengah-tengah korban bencana khususnya bidang pertanian. Tentunya kami berharap adanya penambahan alat berat untuk proses pemulihan sawah di Tapteng,” ujarnya pada Ground breaking Lahan Persawahan yang dipusatkan di Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kamis (15/1/2026).
Soal ganti rugi hasil panen petani yang rusak akibat bencana, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan nanti ke Kementerian Pertanian (Kementan).
“Kita belum sampai ke sana, lahan dulu kita perbaiki. Benih dikasih, pupuk disiapkan, rehabilitasi dilakukan secara padat karya melalui bantuan TNI-Polri,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan alsintan seperti 1 unit Traktor roda empat, 2 Traktor Crawley, 7 Traktor roda dua, 1 Drone, 5 unit Rice Transplanter, 7 unit Pompa Air, 18 unit Hands prayer untuk kontruksi pemulihan lahan dan selanjutnya dapat dipergunakan oleh petani melalui kelompok tani setempat.
“Itu bantuan reguler nya Menteri, untuk daerah yang terdampak itu tersendiri, sudah disiapkan anggarannya oleh pak Menteri,” terang Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Ir. Ali Jamil Harahap.
Turut berhadir Wabup Tapteng Mahmud Efendi Lubis serta perwakilan Kepala Daerah terdampak bencana di Sumut, OPD Tapteng, unsur Forkopimda dan Petani. (R1)



Saat ini belum ada komentar