Kapolri Intruksikan Usut Kasus Keracunan MBG Berbagai Daerah, Bareskrim Turun ke Lapangan
- calendar_month Sab, 27 Sep 2025
- visibility 137
- comment 0 komentar

Kapolri beri intruksi untuk mengusut kasus keracunan MBG, Jumat (26/9/2025). (Foto/Dok/Ist).
JAKARTA (tri3news.com) – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah.
Ia menegaskan, Polri akan turun langsung ke lapangan untuk mendalami setiap peristiwa keracunan yang muncul.
“Polri saat ini sedang melakukan pendalaman, turun ke lapangan untuk melaksanakan pendalaman satu per satu,” ujar Kapolri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2025).
Menurutnya, sebagai tindak lanjut, tim penyidik Bareskrim Polri telah bergerak meninjau beberapa dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di daerah.
Pemeriksaan dilakukan dari proses pengolahan bahan pangan hingga penyajian, guna memastikan seluruh tahapan sesuai standar keamanan pangan.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik & Investigasi, Nanik S. Deyang, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Ia mengakui ada SOP (Standar Operasional Prosedur) yang tidak dijalankan secara disiplin di sejumlah lokasi, sehingga memicu terjadinya kasus keracunan.
“BGN bertanggung jawab penuh, dan semua biaya pengobatan korban keracunan akan ditanggung. Satu anak yang sakit pun adalah tanggung jawab kami,” tegas Nanik.
Di sisi lain, kritik juga datang dari DPR. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago, menilai perlu ada perbaikan teknis dalam pelaksanaan MBG.
Ia menyarankan agar masakan diproses sejak pukul 03.00 dini hari sehingga tetap segar saat disantap siang hari. Selain itu, ia menekankan perlunya fasilitas penyimpanan bahan makanan basah dan kering di setiap SPPG.
Sejauh ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut. Publik berharap investigasi ini segera menemukan penyebab pasti sekaligus solusi agar kasus serupa tidak kembali terulang.(R1)



Saat ini belum ada komentar