JAKARTA (tri3news.com) – Polri menelusuri sosok yang diduga memberi perintah dalam kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh publik.
Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengatakan penyidik masih mendalami rangkaian perkara tersebut, termasuk mencari pihak yang berada di balik dugaan tindakan penyadapan. (detik.com)
Polri Bentuk Tim Khusus
Polri membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penyadapan ilegal. Tim tersebut bertugas mengumpulkan informasi, memeriksa pihak terkait, dan menelusuri alat serta metode yang diduga digunakan.
Penyidik juga mendalami hubungan antara pelaku lapangan dan pihak yang mungkin memberi perintah. Identitas pihak yang diduga terlibat belum dapat disimpulkan karena proses pemeriksaan masih berjalan.
Telusuri Alat Bukti dan Jaringan
Pengusutan tidak hanya diarahkan kepada tindakan penyadapan, tetapi juga kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang membantu. Polri perlu memastikan rangkaian peristiwa berdasarkan bukti dan keterangan yang sah.
Polri menyatakan penyidikan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah penyidik memperoleh temuan yang cukup. (R2)
