DAIRI (tri3news.com) – Pemerintah Kabupaten Dairi mematangkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui evaluasi target dan realisasi PAD 2026 serta pembahasan target PAD 2027.
Rapat digelar di Ruang Rapat Bupati Dairi, Senin (2/11/2026), dipimpin Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dan didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin.
Benahi Data Pajak
Kepala Bapenda Dairi Robot Simanullang mengatakan keterbatasan fiskal harus mendorong seluruh perangkat daerah menggali potensi PAD. Peningkatan pendapatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Bapenda, tetapi membutuhkan keterlibatan kepala desa, perangkat desa, camat, dan OPD terkait.
Wakil Bupati meminta pembenahan data Surat Pemberitahuan Pajak Terutang, terutama data ganda dan wajib pajak yang telah meninggal dunia tetapi masih tercatat dalam sistem. Inventarisasi data tersebut ditargetkan selesai paling lama dalam dua minggu.
Masyarakat yang ingin mengubah subjek maupun objek pajak diberi kesempatan hingga 30 Maret 2027. Camat, kepala desa, dan perangkat desa juga diminta mendukung pendataan serta pendaftaran aset di wilayah masing-masing.
Optimalkan Retribusi
Sekda Dairi meminta capaian realisasi 2027 menjadi bagian dari sasaran kinerja pegawai pengelola retribusi. Pemutakhiran PBB-P2 perlu dilakukan untuk menghindari data ganda dan data yang tidak ditemukan.
Pemkab juga mendorong pendataan wajib retribusi persampahan, perluasan area retribusi parkir, serta optimalisasi pajak air tanah.
Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Dairi berharap pengelolaan pajak dan retribusi semakin tertata serta sinergi seluruh jajaran memperkuat pencapaian target PAD 2027. (R1)
