DAIRI (tri3news.com) – Banjir bandang menerjang Dusun Lau Petundal, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sabtu (31/10/2026) sore. Sebanyak 16 rumah warga di sepanjang aliran Sungai Lau Mbelin terdampak luapan air yang membawa material batu dan kayu.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dairi Erwin Sitorus melaporkan hujan deras mulai turun sekitar pukul 09.00 WIB. Debit Sungai Lau Mbelin kemudian meningkat dan meluap sekitar pukul 14.00 WIB.
16 Rumah Terdampak
Arus deras disertai material batu dan kayu menerjang kawasan permukiman hingga sekitar pukul 19.00 WIB sebelum berangsur surut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi satu dari 16 rumah yang terdampak dilaporkan mengalami kerusakan.
Warga menyebut banjir serupa berulang setiap musim penghujan. Selain curah hujan tinggi, kondisi daerah aliran sungai turut menjadi perhatian karena alih fungsi lahan dari tanaman keras seperti kemiri dan durian menjadi tanaman jagung hingga kawasan perbukitan.
Keberadaan rumah warga yang dibangun di bantaran sungai juga meningkatkan risiko ketika debit air naik.
Bupati Instruksikan Kajian Relokasi
Bupati Dairi Vickner Sinaga menginstruksikan Satgas BPBD turun ke lokasi untuk meninjau dan menginventarisasi dampak bencana. Ia juga meminta dilakukan kajian menyeluruh terhadap rumah-rumah warga di sepanjang bantaran Sungai Lau Mbelin.
Mengingat banjir berulang, kemungkinan relokasi rumah penduduk di kawasan rawan bencana perlu dikaji. Bupati mendorong keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, unsur kehutanan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPMPPTSPK, serta Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan untuk mengidentifikasi penyebab dan memperkuat mitigasi.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (R1)
