2 Rumah di Tebingtinggi Terbakar, Seorang Lansia Tewas Terpanggang Api
- calendar_month Ming, 1 Feb 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

Para personel Polres Tebingtinggi bersama petugas Damkar sewaktu mengevakuasi jasad korban yang tewas terpanggang api menuju RS Bhayangkara Tebingtinggi, Minggu (1/2/2026). (Foto Dok/Polres Tebingtinggi)
TEBINGTINGGI (tri3news.com) – Sebanyak 2 unit rumah permanen di Jalan Sei Cuka Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, Minggu (1/2/2026) pagi, dikabarkan hangus terbakar dilalap api.
Dari insiden kebakaran itu, salah seorang penghuni rumah berstatus Lansia, Hafizah Nasution (66) diketahui tewas terpanggang api dengan posisi telungkup.
Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Mulyono yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Dikatakan Mulyono, awalnya sekira pukul 07.45 WIB, J Rumapea (saksi) melihat kobaran api dengan kepulan asap hitam tiba-tiba sudah menyelimuti rumah yang ditempati Hafizah Nasution.
Usai melihat peristiwa itu, saksi bersama para warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya serta menghubungi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
Selang beberapa waktu, lanjut Kasi Humas, 4 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Tebingtinggi bersama personel Polres Tebingtinggi dipimpin Kapolsek Padanghulu AKP Rudi Asman turun ke lokasi kejadian untuk cek olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi serta memadamkan kobaran api.
“Setelah 1 jam berjibaku, petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api. Selain itu, polisi turut menemukan seorang wanita Lansia yang mengidap lumpuh telah meninggal dunia akibat mengalami luka bakar 100 persen,” ungkapnya.
“Kemudian, jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara (RS) Tebingtinggi untuk dilakukan Visum et Repertum (VeR),” tambah Mulyono.
Kasi Humas pun menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam terkait sumber api.
Sementara, total kerugian materil akibat kebakaran juga masih proses pendataan.
“Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan karena ledakan tabung gas yang kemudian dengan cepat membakar 2 unit rumah beserta isinya,” jelas AKP Mulyono. (R1)



Saat ini belum ada komentar