Warga Resah, Komplek Pekan Lama Tigabinanga Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah
- calendar_month Sab, 20 Des 2025
- visibility 135
- comment 0 komentar

Tampak dua kontiner sampah ditempatkan di komplek Los Pekan Lama Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sabtu (20/12/2025)(Foto tri3news.com/ Bonha V Sebayang).
KARO (tri3news.com) – Komplek Pekan Lama Tigabinanga, Kabupaten Karo, yang sebelumnya dioperasikan sebagai pasar tradisional dan ditutup kembali karena sepi dan tidak berjalan saat ini disulap menjadi tempat pembuangan sampah liar. Kondisi tersebut membuat masyarakat sekitar resah.
Amatan wartawan media online tri3news.com di lokasi (20/12/ 2025), area los pasar tampak tidak terurus. Sampah Kelurahan dan rumah tangga berserakan di sekitar bangunan kios. Dua kontainer sampah diletakkan tepat di depan los, serta rumput liar tumbuh di area yang seharusnya menjadi pusat aktivitas perdagangan.
Salah seorang warga setempat, Njagai Sebayang (72) menyampaikan keluhannya kepada wartawan tri3news.com.
Disebutkan, sejak aktivitas pasar tidak berjalan maksimal, lokasi tersebut justru berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.
“Kami sangat terganggu. Bau sampah menyengat, apalagi saat hujan, air kotor mengalir ke lingkungan kios kios disekitar . Ini jelas mencemari lingkungan,” keluhnya.
Ia juga menyesalkan minimnya pengawasan dari pemerintah daerah pasca pembukaan kembali Pasar Lama Tigabinanga. Padahal sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo telah mengeluarkan surat resmi terkait pengoperasian pasar tersebut sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam surat pemberitahuan Bupati Karo tertanggal 12 Juli 2025, disebutkan bahwa aktivitas perdagangan di Pasar Lama Tigabinanga dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Sabtu. Namun hingga kini, aktivitas pasar tersebut dinilai tidak berjalan sesuai rencana.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Karo dan dinas terkait segera mengambil tindakan tegas, membersihkan area pasar, serta mengembalikan fungsi pasar sebagaimana mestinya.
“Pasar seharusnya difungsikan, jangan dibiarkan menjadi tempat sampah sehingga meresahkan masyarakat,” pungkasnya.
Pengelola sampah Tigabinanga Samson Meliala ketika dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025) membenarkan beberapa warga mengeluhkan pembuangan sampah tersebut.
Menurutnya, saat ini Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) yang selama ini di desa Gunung sudah ditutup. Dan pembuangan TPA di Kabanjahe. Dan telah dikoordinasikan ke pihak Dinas Kebersihan Kabupaten Karo terkait dana untuk penyewaan lahan tidak ada dana. urainya.
Sementara itu, Dinas Pasar Tigabinanga Aprianta Sitepu menyampaikan terkait lokasi sampah di komplek losd pekan lama Tigabinanga dikeluhkan warga sudah kita sampaikan kepada pengelola sampah di Tigabinanga, katanya. (R3)



Saat ini belum ada komentar