Serangan Israel-AS Tewaskan Menhan dan Komandan Garda Revolusi Iran
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar

Nazirsadeh, Komandan Garda Revolusi Iran dan Mohammed Pakpour juga dikhabarkan tewas, Sabtu (28/2/2026). (Foto/Dok/Ist)
JAKARTA (tri3news.com) – Israel dan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan besar-besaran ke wilayah Iran. Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dilaporkan tewas.
Dilansir dari Reuters dan Al Arabiya, Sabtu (28/2/2026), laporan dari dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel menyebut Nazirsadeh tewas dalam serangan Israel di Iran.
Selain Nazirsadeh, Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour juga dilaporkan tewas.
Belum ada keterangan resmi dari tewasnya Menhan dan Komandan Garda Revolusi Iran. Pihak Iran dan Israel belum memberikan keterangan.
Diketahui, AS dan Israel telah melancarkan serangan gabungan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu Iran. Serangan itu diklaim itu menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran.
Pernyataan video terpisah telah dirilis oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, yang juga mengisyaratkan dukungan terhadap upaya perubahan pemerintahan di Teheran.
Iran menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan. Militer berjanji untuk membalas dan melancarkan serangan balasan. Iran kemudian melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Rentetan ledakan mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Mulai dari Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, hingga Kuwait semuanya melaporkan rentetan ledakan setelah AS bersama Israel menyerang Iran. (R1)



Saat ini belum ada komentar