Sambut Bulan Suci Ramadhan, Ribuan Warga Tebingtinggi Gelar Doa dan Dzikir Bersama
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar

Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih didampingi Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih ikuti Doa dan Dzikir bersama sekaligus Punggahan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Senin malam (16/02/2026) di lapangan Merdeka.(Foto Dok/Kominfo)
TEBINGTINGGI (tri3news.com) – Ribuan warga masyarakat Kota Tebingtinggi mengikuti acara Doa dan Dzikir Bersama sekaligus Punggahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin malam (16/02/2026) di lapangan Merdeka.
Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi tersebut, dihadiri langsung Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.
Melalui kesempatan ini, wali kota berpesan kepada warga, khususnya di Kota Tebingtinggi, untuk terus menebar kebaikan serta tidak mudah terprovokasi.
“Mari bersama kita memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan dalam menebar kebaikan dan terkhusus membangun Kota Tebingtinggi yang kita cintai,” pesan wali kota.
Wali kota juga berharap terjalinnya sinergi dan kolaborasi, yang mana pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, terang wali kota, tanpa dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat.
“Saya hanya manusia biasa, tidak mampu membangun Kota Tebingtinggi tanpa dukungan dan doa bapak, ibu sekalian. Saya berharap kita kolaborasi dan sinergi,” harap wali kota.
Permohonan maaf tak lupa disampaikan wali kota, kiranya selalu diberikan kekuatan, kesehatan dam umur panjang, dapat dipertemukan dalam kegiatan doa dan dzikir bersama sekaligus punggahan pada tahun yang akan datang.
“Saya memohon maaf, bila selama ini, dalam memberikan pelayanan seluruh jajaran pemerintahan, kurang baik. Sebentar lagi kita akan menjalankan ibadah puasa, saya juga mohon maaf selama ini atas ucapan, perbuatan dan memohon ampun kepada Allah SWT,” ujarnya
Dalam ceramahnya, Ustadz H. Hasbi Al Mawardi Lubis, menyampaikan bahwa puasa artinya menahan dari berperkara.
“Menjaga diri dari segala perbuatan jahat yang dapat menghilangkan pahala puasa. Apa contohnya? gibah, amarah/ emosional,” ujar Ustadz H. Hasbi Al Mawardi Lubis.
Turut hadir, Wakapolres Kompol. Rudi Syahputra, Pabung Kodim 0204/ DS Kapt. Inf. PM. Simanjuntak dan Danyon Brimob Poldasu Kompol. Bima Anggalaksana (R1)



Saat ini belum ada komentar