Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo Tak Masalahkan Bendera One Piece

Presiden Prabowo Tak Masalahkan Bendera One Piece

  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Bendera ‘Jolly Riger’ dari animasi Jepang One Piece di Jakarta, 3 Agustus 2025. Tempo/Dinda Shabrina

 

JAKARTA (tri3news.com)  Presiden Prabowo tidak mempermasalahkan pengibaran bendera One Piece yang dilakukan sejumlah komunitas sebagai bagian dari ekspresi kreativitas, kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, (5/8/2025)

“Kalau sebagai bentuk ekspresi ya it’s okay enggak ada masalah. Tapi jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan, disandingkan atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih. Enggak seharusnya seperti ini, kita sebagai anak bangsa bendera Merah Putih itu satu-satunya,” kata Prasetyo Hadi.

Ia mengatakan pengibaran bendera seperti One Piece merupakan bentuk ekspresi yang sah-sah saja dalam ruang kreativitas komunitas.

Namun, dia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momen tersebut secara tidak tepat, apalagi di bulan Agustus yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut dia, kesakralan bulan kemerdekaan harus dijaga sebagai penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bangsa.

Dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai tanah air melalui penghormatan terhadap simbol-simbol negara seperti bendera Merah Putih.

“Kita harus cintai bangsa kita, cintai Merah Putih, apa adanya dari lahir maupun batin, apapun kondisinya ya kita harus cintai negara kita, salah satunya ya cintai lambang negara kita Merah Putih,” ujar Prasetyo seperti dikutip Antara.

Belakangan ini publik diramaikan dengan fenomena pengibaran bendera bajak laut dari seri manga Jepang, One Piece, menjelang HUT Ke-80 RI pada 17 Agustus mendatang.

Bendera dengan latar hitam dan tengkorak, serta dua tulang yang menyilang di belakangnya. Tengkorak berwarna putih dengan ekspresi tersenyum itu berhiaskan topi jerami kuning khas tokoh utama One Piece, Monkey D. Luffy.

Beberapa bendera itu tampak terpasang di sejumlah tempat di Indonesia. Sementara di media sosial, pengguna mengganti foto profilnya dengan logo bendera animasi itu.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menilai fenomena pengibaran bendera bajak laut dari anime ‘One Piece’ menjelang HUT Ke-80 RI sebagai bentuk ekspresi kebebasan berpendapat, namun menurut dia, bendera Merah Putih harus berkibar di atas segalanya.

“Enggak masalah, yang penting Merah Putih di atas segalanya,” kata Bima Arya saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa.

Bima mengatakan perayaan ulang tahun atau peringatan akan menjadi momentum untuk menyampaikan rasa syukur serta momen refleksi melihat kembali perjalanan dan pencapaian yang telah ditempuh hingga saat ini.

“Dalam setiap momentum ulang tahun atau peringatan, selain ada rasa syukur, pasti juga ada evaluasi refleksi dan harapan ke depan begitu pula 17 Agustus. Bangsa ini ibarat kapal besar yang sedang berlayar ke depan. Tentu, selain rasa syukur sama semua capaian, juga ada evaluasi, refleksi, dan harapan ke depan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia menilai pengibaran bendera One Piece tersebut adalah ruang berekspresi masyarakat dalam sebuah negara demokrasi.

“Kalau hari ini rame One Piece dalam negara demokrasi, itu adalah ruang berekspresi, lakukan evaluasi, dan mungkin ada kritik dan pesan yang ingin disampaikan,” tuturnya.

Tidak ada Razia

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan tidak ada razia oleh aparat TNI maupun Polri terkait pengibaran bendera bertema One Piece menjelang peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Enggak ada itu (razia),” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan bahwa pemerintah tidak mempermasalahkan keberadaan bendera One Piece sebagai bentuk ekspresi maupun kritik dari masyarakat.

Pemerintah, kata dia, juga terbuka terhadap berbagai bentuk kritik mengingat masih banyaknya pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Menurut dia, tindakan yang mungkin diambil hanya berlaku bagi pihak-pihak yang dengan sengaja membenturkan keberadaan bendera One Piece tersebut dengan bendera Merah Putih.

“Kalaupun ada yang sampai ke sana ya, pelarangan atau tindakan apapun itu bagi pihak-pihak yang tadi, membentur-benturkan itu dengan, misalnya ya, menghasut dalam tanda kutip ya, untuk lebih baik mengibarkan bendera ini daripada bendera Merah Putih. Itu kan enggak benar gitu, enggak boleh seperti itu,” kata Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan pemerintah justru mendorong semarak kemerdekaan melalui kerja sama dengan RT, RW, camat, Babinsa, bhabinkamtibmas, hingga kepala daerah untuk menggelar berbagai kegiatan, seperti lomba, gotong royong, dan pemasangan atribut kemerdekaan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menilai gerakan pengibaran bendera tengkorak merupakan bentuk provokasi yang dapat menurunkan kewibawaan dan derajat bendera Merah Putih.

Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau memberikan teguran tertulis kepada dua warga yang kedapatan mengibarkan bendera “One Piece” jelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes  Hamam Wahyudi tidak merinci lebih detail mengenai identitas kedua warga tersebut, namun ia memastikan polisi sudah memanggil keduanya untuk diberikan teguran serta menandatangani pernyataan tertulis agar tak mengulangi perbuatannya.

“Kami berikan teguran saja, setelah itu langsung dipulangkan ke rumah masing-masing,” kata Hamam di Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang menyebut tindakan pengibaran bendera One Piece yang dilakukan kedua warga itu dinilai melanggar konstitusi serta berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.

Kepada polisi, keduanya mengaku memilih mengibarkan bendera tersebut sebagai bentuk kebebasan berpendapat, sekaligus ungkapan kekecewaan terhadap pemerintah.

Kombes Hamam menegaskan bahwa setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat bahkan mengkritik pemerintah, namun hal itu harus dilandasi dengan Perundangan-Undangan yang berlaku, tanpa mengganggu situasi kamtibmas.(tempo)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Asahan Gagalkan Peredaran 21 Kg Sabu, 4 Orang Ditangkap

    Polres Asahan Gagalkan Peredaran 21 Kg Sabu, 4 Orang Ditangkap

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 156
    • 0Komentar

    ASAHAN (tri3news.com) –  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Asahan berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 21 Kg dan menangkap empat orang sebagai sebagai kurir. Hal itu dikatakan Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi saat menggelar konferensi pers di Aula Mapolres Asahan, Senin (7/7/2025). Keempat pelaku masing-masing  BM (36), Z (26), N (22) dan MN (20) yang merupakan […]

  • Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provinsi Sumatera Utara

    Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provinsi Sumatera Utara

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Bupati Karo, Antonius Ginting yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, SSTP MM menghadiri rapat koordinasi lintas sektor terkait Pelaksanaan Program Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang KCC Kantor Bupati Karo, Selasa (10/02/2026). Rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka […]

  • Tiga Siswa SD Asal Humbahas Ikut Lomba Gasing Tingkat Nasional di Banyuwangi

    Tiga Siswa SD Asal Humbahas Ikut Lomba Gasing Tingkat Nasional di Banyuwangi

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bupati Humbahas, Dr Oloan P Nababan didampingi Plt. Kadis Pendidikan Martahan Panjaitan foto bersama dengan guru, pelatih dan orangtua siswa yang ikut lomba Olimpiade Matematika GASING ke tingkat Nasional Banyuwangi di ruang kerja bupati, Kamis (18/9/2025). (Foto Dok/Dinas Kominfo) HUMBAHAS (tri3news.com) – Tiga siswa SD (Sekolah Dasar) asal Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara ikut […]

  • Ribuan Warga Geruduk Gudang Logistik Bulog

    Ribuan Warga Geruduk Gudang Logistik Bulog

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Kerumunan warga di Gudang Logistik Bulog Sibolga, Minggu (30/11/2025). (Foto: ist) TAPTENG (tri3nnews.com) – Ribuan masyarakat terdampak bencana longsor dan banjir bandang dari Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah menjarah Gudang Logistik Bulog, Sabtu (29/11/2025). Meski sudah dihalau dan dijaga oleh pihak TNI AD, namun tak mampu menghentikan aksi warga. Tidak sedikit dari warga mendobrak […]

  • Pastikan Kesiapan Program Gizi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Langsung SPPG Polri Palmerah

    Pastikan Kesiapan Program Gizi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Langsung SPPG Polri Palmerah

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/02/2026). (Foto:BPMI Setpres) JAKARTA (tri3news.com) – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/02/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan sistem pendukung program pemenuhan gizi nasional. Presiden Prabowo tiba di […]

  • Polrestabes Medan Ungkap Dua Kasus Perdagangan Satwa Liar Dilindungi, Dua Tersangka Diringkus

    Polrestabes Medan Ungkap Dua Kasus Perdagangan Satwa Liar Dilindungi, Dua Tersangka Diringkus

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Wakapolrestabes, AKBP Rudy Silaen, Kasat Reskrim, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Wakasat, AKP Ainul Yaqin, Kasi Humas, AKP Halason Sihotang dan perwakilan Balai KSDAE, Patar menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus perdagangan satwa liar, di Mapolrestabes, Jumat (14/11/2025).(Foto: Dok/Ist). MEDAN (tri3news.com) – Satreskrim Polrestabes Medan melakukan pengungkapan dua […]

expand_less