Perang Dimulai, Israel Serang Iran
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan telah terdengar sejumlah kota di Teheran menyusul serangan mendadak ke Iran ini dengan apa yang disebut Israel sebagai serangan pencegah terhadap peluncuran rudal Teheran. (Foto/Media Sosial/Ist)
JAKARTA (tri3news.com) – Perang dimulai.Israel serang Iran.Selanjutnya Israel membunyikan sirene di seluruh negeri agar warga tetap berada di dekat area yang aman usai serangkaian serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, Sabtu (28/2).
Militer Israel telah mengumumkan bahwa sirene telah dibunyikan di negara agar warga tetap berada di dekat area yang aman.
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, militer Israel mengatakan peringatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi kemungkinan peluncuran rudal ke arah Israel.
Dalam pernyataan terpisah, mereka menambahkan bahwa semua wilayah di negara itu akan beralih dari “aktivitas penuh” ke “aktivitas penting”, termasuk penutupan sekolah, tempat umum, dan penutupan tempat kerja kecuali untuk sektor-sektor penting.
Israel meluncurkan sejumlah serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026). Laporan media Iran menyebut beberapa rudal menghancurkan jalan di daerah Jomhouri di Teheran
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran.
“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” kata Katz, dikutip Times of Israel.
Israel membunyikan sirene di seluruh negeri agar warga tetap berada di dekat area yang aman usai serangkaian serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026).
Sementara media pemerintah Iran melaporkan ledakan telah terdengar sejumlah kota di Teheran menyusul serangan mendadak ke Iran ini dengan apa yang disebut Israel sebagai serangan pencegah terhadap peluncuran rudal Teheran.
Otoritas penerbangan sipil Israel juga mengumumkan menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat penumpang. Warga juga dilarang untuk datang ke bandara.
Di Qatar, negara yang berbatasan dengan Iran, Kedubes AS memerintahkan semua personelnya untuk berlindung. Warga sipil di Qatar juga diminta untuk melakukan hal yang sama. (R1)



Saat ini belum ada komentar