Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi, Keuangan & Perdagangan » Jubir Kemenperin : Hambatan Dagang Indonesia sangat Kecil dibanding Negara Maju

Jubir Kemenperin : Hambatan Dagang Indonesia sangat Kecil dibanding Negara Maju

  • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

JAKARTA (tri3news.com) – Indonesia tercatat memiliki jumlah Non-Tariff Barrier (NTB) dan Non-Tariff Measure (NTM) yang paling sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor penghambat dalam upaya peningkatan daya saing industri di dalam negeri.

NTB dan NTM merupakan instrumen penting yang digunakan oleh banyak negara maju untuk melindungi industri nasional mereka dari serbuan produk impor. Sayangnya, Indonesia justru masih minim dalam menerapkan kebijakan tersebut.

“Data menunjukkan bahwa Indonesia hanya memiliki sekitar 370 NTB dan NTM yang berlaku saat ini. Bandingkan dengan Tiongkok yang memiliki lebih dari 2.800 kebijakan tersebut, kemudian India ada 2.500 lebih, Uni Eropa sekitar 2.300, bahkan Malaysia dan Thailand masing-masing memiliki lebih dari 1.000 NTB dan NTM,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Kamis (8/5/2025) dilansir dari laman Kemenperin.go.id.

Menurut Jubir Kemenperin, ketimpangan jumlah instrumen proteksi tersebut menyebabkan industri nasional sering kalah bersaing di pasar domestik maupun global.

“Ini adalah salah satu alasan mengapa produk-produk asing begitu mudah masuk ke pasar kita, sementara negara lain memiliki banyak hambatan dagang terutama negara maju. Hal ini sangat terasa ketika manufaktur kita melakukan ekspor memasuki pasar domestik mereka. Negara tersebut yang mensyaratkan berbagai NTB dan NTM seperti standar, hasil pengujian, rekomendasi dan lain sebagainya yang harus dipenuhi produk manufaktur Indonesia agar bisa dijual di pasar domestik mereka,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kemenperin terus mendorong penguatan instrumen perlindungan industri melalui regulasi yang tepat, tanpa melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Kita harus dapat memanfaatkan NTB dan NTM secara optimal agar industri dalam negeri mampu tumbuh dan bersaing secara sehat,” jelas Febri.

Kemenperin juga tengah mengkaji sektor-sektor strategis yang membutuhkan perlindungan lebih kuat melalui penerapan NTB dan NTM, seperti industri tekstil, kimia, baja, elektronik, dan otomotif. “Tujuannya agar kita tidak hanya menjadi pasar bagi produk luar, tetapi juga memperkuat dan memperdalam struktur industri nasional,” imbuhnya.

Febri pun berharap, dukungan lintas kementerian dan lembaga terkait serta dari pelaku industri, untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan nasional dalam upaya menghadapi tantangan global yang semakin kompleks saat ini.

“Dengan semangat kolaborasi dan sinergi yang kuat di antara stakeholders, dan didukung dengan koordinasi yang tepat, kami optimistis kinerja industri bisa bangkit,” tegasnya.

Febri menambahkan, di tengah kondisi pasar kerja yang sedang menghadapi masalah, pemerintah akan lebih fokus memperhatikan perlindungan terhadap industri dalam negeri, terutama dari gempuran impor murah. “Karena melindungi industri dalam negeri, berarti melindungi juga tenaga kerja kita,” jelasnya.

Transparansi Lembaga Pemeringkat

Terkait adanya laporan survei dari Tholos Foundation, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-122 dalam Indeks Hambatan Perdagangan Internasional atau International Trade Barriers Index 2025, Jubir Kemenperin menegaskan, bahwa lembaga pemeringkat tersebut belum transparan mengenai data dan metodologi penelitiannya.

“Ini mirip sekali lembaga survei abal-abal, yang publish hasil surveinya menjelang pemilu, pilpres, atau pilkada. Seharusnya, lembaga tersebut mem-publish data, sumber data, dan metodologi yang digunakan untuk pemeringkatannya. Kalau berdasarkan WTO, NTB dan NTB Indonesia lebih kecil dibanding dengan negara lain, terutama negara maju dan negara tetangga di ASEAN,” ujarnya.

Febri mengakui, ada beberapa pihak yang ingin Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju, terutama dalam membangun perekonomiannya. Padahal, Indonesia memiliki modal dan potensi yang sangat besar, seperti ketersediaan sumber daya alam, peluang di pasar domestik, dan adanya bonus demografi.

“Modal ini yang perlu kita optimalkan, termasuk dalam upaya kita mengembangkan industri nasional sebagai salah satu sektor penopang utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Hal senada juga sempat disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara halal bihalal bersama purnawirawan TNI-Polri di Jakarta, Selasa (6/5). Presiden menyatakan bahwa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menjadikan negara ini kerap menjadi sasaran gangguan dari pihak asing.

Menurut Kepala Negara, potensi besar itu antara lain nikel, bauksit, dan kelapa sawit yang merupakan sumber kekuatan sekaligus tantangan bagi bangsa Indonesia. Kelapa sawit misalnya, kini menjadi komoditas strategis yang banyak diminati berbagai negara, seperti Mesir, Pakistan, India, dan Eropa.

Presiden juga menekankan bahwa Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak tunduk pada kepentingan asing. “Terkait hal ini, saya sangat setuju yang disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa kita harus juga menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ini juga termasuk dalam konteks membangun industri yang mandiri dan berdaya saing,” tegas Febri.

Bukti nyata komitmen dan keberpihakan pemerintah saat ini kepada industri dalam negeri, salah satunya melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Kami dan para pelaku industri dalam negeri sangat mengapresiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menandatangani Perpres No. 46 Tahun 2025 dan menerbitkannya. Regulasi ini menjadi angin segar bagi industri di tengah tekanan demand domestik saat ini, terutama bagi industri yang menghasilkan produk yang dibeli oleh pemerintah dan BUMN/BUMD,” ujar Febri. (R2)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gerebek Rumah Kos-kosan yang Dijadikan Sarang Narkoba dan Judi

    Polisi Gerebek Rumah Kos-kosan yang Dijadikan Sarang Narkoba dan Judi

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Thommy Aruan menginterogasi tersangka pengedar sabu dan 2 pelaku lainnya di Jalan Polonia Gang Sehati, Kecamatan Medan Polonia Sabtu (23/8/2025).(Foto: Dok/Satres Narkoba)   MEDAN (tri3news.com) – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan menggerebek satu rumah kos-kosan di Gang Sehati, Kecamatan Medan Polonia yang dijadikan sarang narkoba dan judi. Dalam penggerebekan […]

  • Ketua DEN RI, Luhut Binsar Panjaitan Resmikan Abe Hotel and Convention di Tapanuli Utara

    Ketua DEN RI, Luhut Binsar Panjaitan Resmikan Abe Hotel and Convention di Tapanuli Utara

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Tapanuli Utara – Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI, Luhut Binsar Panjaitan meresmikan Abe Hotel and Convention di Lobu Siregar II-Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara, Kamis (17/4/2025). Peresmian itu ditandai  dengan penandatangan prasasti, pengguntingan pita  oleh Luhut Binsar  Panjaitan mewarnai proses peresmian hotel berbintang tiga. Peresmian itu disaksikan Bupati Taput, JTP. Hutabarat dan Wabup Tapur,  Deni Parlindungan […]

  • Kodim 0205 TK, Yonif 125 SMB dan Kejari Karo Beri Kejutan Kue Ulang Tahun ke Polres Tanah Karo

    Kodim 0205 TK, Yonif 125 SMB dan Kejari Karo Beri Kejutan Kue Ulang Tahun ke Polres Tanah Karo

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Suasana keakraban dan sinergitas antar instansi terlihat jelas usai pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke-79 di halaman Mapolres Tanah Karo, Selasa(1/7/2025). Sebuah kejutan manis diberikan oleh jajaran Kodim 0205/TK, Batalyon Infanteri 125/Simbisa dan Kejaksaan Negeri Karo kepada Polres Tanah Karo berupa kue ulang tahun sebagai simbol ucapan selamat dan dukungan kepada Polri. Rombongan […]

  • Demo di DPRD Sumut, Polisi Amankan  39 Orang, 13  Mahasiswa 26 Lainnya Bukan Mahasiswa

    Demo di DPRD Sumut, Polisi Amankan 39 Orang, 13 Mahasiswa 26 Lainnya Bukan Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Aliansi mahasiswa menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Sumut, Selasa (26/8/2025). (Foto/Dok/Ist)   MEDAN (tri3news.com) – Polisi mengamankan 39 orang saat demo aliansi mahasiswa dari berbagai  perguruan tinggi di Sumut menggugat “selusin tuntutan rakyat” saat demo di depan gedung DPRD Sumut, Selasa (26/8/2025). Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan  […]

  • Rapidin Simbolon Kembali Pimpin DPD PDIP Sumut Periode 2025-2030

    Rapidin Simbolon Kembali Pimpin DPD PDIP Sumut Periode 2025-2030

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat didampingi pengurus DPP lainnya melantik pengurus DPD PDIP Sumut periode 2025-2030 di Konferda VI DPD PDIP Sumut yang digelar di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (19/11/2025) malam. (Foto Dok/PDIP) MEDAN (tri3news.com) – Rapidin Simbolon kembali dipercaya memimpin DPD PDI Perjuangan Sumut untuk periode 2025-2030. Keputusan itu ditetapkan pada […]

  • PT Bank Sumut Audiensi ke Kajati Sumut

    PT Bank Sumut Audiensi ke Kajati Sumut

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Direktur utama PT Bank Sumut Heru Mardiansyah foto bersama saat audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di ruang transit lantai II Kejaksaan Tinggi  Sumatera Utara, Rabu (18/2/2026)(Foto Dok/ Humas Kajati Sumut). MEDAN (tri3news.com) – Direktur utama PT Bank Sumut Heru Mardiansyah  melaksanakan kunjungan dalam rangka audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang berlangsung […]

expand_less