Geng Motor Aniaya dan Begal Tiga Pemuda di Medan
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar

Aksi brutal dilakukan sekelompok geng motor terhadap tiga pengendara sepeda motor di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (17/3/2026).(Foto/ Dok/Ist)
MEDAN (tri3news.com) – Aksi brutal diduga dilakukan sekelompok geng motor terhadap tiga pengendara sepeda motor di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (17/3/2026) malam.
Korban yang saat itu berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Vario disebut-sebut dipepet oleh rombongan geng motor yang berjumlah belasan orang. Para pelaku kemudian langsung melakukan penyerangan menggunakan berbagai senjata, seperti stik golf, pemukul bisbol, dan senjata tajam.
Kepala Lingkungan (Kepling) II Sei Putih Barat, Afifah Nurhidayati saat diwawancarai, Rabu (18/3/2026) mengatakan Selasa sekitar pukul 22.20 WIB rombongan geng motor tersebut berjumlah sekitar 12 hingga 15 unit sepeda motor. Para pelaku terlihat membawa senjata tajam serta stik baseball saat melintas di lokasi kejadian.
“Setibanya di lokasi, kelompok tersebut langsung mengejar sejumlah remaja yang berada di sekitar jalan. Aksi brutal itu mengakibatkan tiga orang korban mengalami luka-luka,” ungkapnya.
Afifah menerangkan, akibat penyerangan itu salah satu korban yang mengendarai sepeda motor mengalami luka serius pada bagian tangan yang terseret, serta luka di bagian wajah hingga kepala. Korban lainnya juga mengalami luka pada bagian kepala akibat diduga terkena pukulan stik baseball. Sementara satu korban lain mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh.
“Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Luka-luka korban dibersihkan dan ditangani oleh petugas medis,” ujarnya.
Ia menduga kelompok geng motor tersebut bukan berasal dari lingkungan setempat, melainkan hanya melintas sebelum melakukan penyerangan.
“Saya tidak mengetahui apakah korban dan pelaku saling mengenal. Juga memastikan bahwa baik korban maupun pelaku bukan merupakan warga setempat,” pungkasnya.
Terpisah, Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembegalan tersebut. Namun hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari korban.
“Sudah kita cek tempat kejadian perkara (TKP). Namun korban belum membuat laporan, dan kita masih menunggu,” kata Kapolsek.(R1)



Saat ini belum ada komentar