Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Utara » Samosir » Bupati Samosir Buka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025

Bupati Samosir Buka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025

  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

SAMOSIR (tri3news.com) – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST didampingi Pembina Komunitas Rumahela DR. Hinca IP. Panjaitan dan Forkopimda membuka secara resmi kegiatan Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025 yang mengusung Tema “Hokkop Ma Tanom, Paangur Bona Ni Pinasam” di halaman Kantor Bupati Samosir, Selasa (1/7/2025).

Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025, yang dipersembahkan oleh Komunitas Rumahela Raja Isombaon dan Siboru Siakgoina, dijadwalkan akan digelar tanggal 1 sampai tanggal 10 Juli 2025 dengan menggelar berbagai kegiatan bernuansa budaya Batak.

Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Samosir, Bupati Samosir Vandiko Gultom mengucapkan selamat kepada panitia pelaksana festival wisata edukasi leluhur batak, beserta seluruh anggota Komunitas Rumahela yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan festival ini.  “Festival ini akan menggelar kegiatan ritual menghormati sang pencipta, kegiatan merawat ciptaannya dengan menanam pohon, melakukan Horja Bolon, Torsa-torsa nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur, yang wajib kita teruskan kepada generasi muda, sehingga kekayaan warisan budaya tetap terjaga dan lestari”, kata Vandiko.

Sebelumnya, Vandiko pada rakor persiapan revalidasi Geopark Kaldera Toba, di kantor Gubernur Sumatera Utara bersama pemerintah pusat, provinsi dan 7 kabupaten di kawasan Danau Toba, menyampaikan bahwa Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak akan dilaksanakan di Kabupaten Samosir untuk menunjukkan culture diversity.

“Ada 3 unsur geopark yakni geo diversity (keragaman bebatuan), bio diversity (keragaman flora & fauna) dan culture diversity (keragaman budaya). Penyelenggaraan festival ini merupakan momentum yang tepat dalam mendukung revalidasi Geopark Kaldera Toba”, ungkapnya.

Ia meminta kepada seluruh jajaran pemerintah agar juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat Samosir untuk terus mendukung Geopark Kaldera Toba hingga bisa mendapatkan kembali kartu hijau dari UNESCO Global Geopark.

 “Kita harus komit jangan ada lagi melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena itu akan merusak lingkungan dan berpengaruh terhadap penilaian validasi”, jelasnya.

Menurut Vandiko, Pemerintah Kabupaten Samosir secara konsisten melaksanakan kegiatan berupa event, ritus maupun festival yang bertema budaya lokal baik yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupaten Samosir serta komunitas budaya lainnya, agar budaya leluhur tidak musnah, melainkan tetap lestari dan diminati oleh masyarakat terutama generasi muda, kaum millenial dan Gen Z agar tidak kehilangan jati diri tapi semakin bangga dengan budayanya.

Berbagai usaha dan upaya juga telah dilakukan  bersama segenap pelaku pembangunan mulai dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saat ini bergandengan tangan, berkolaborasi menyelenggarakan event berskala international dengan memasukkan kegiatan budaya pada side event, menjual paket wisata budaya dengan mengunjungi situs-situs budaya, sehingga wisatawan manca negara maupun nusantara dapat menikmati atraksi seni dan budaya selama kegiatan berskala international berlangsung.

“Pada tahun ini, ada 2 event internatioal di Samosir yaitu “Aquabike Jetsky” akan dilaksanakan tanggal 13-17 Agustus 2025 dan “Ultra Trail Du Mont Blanc (UTMB)” akan dilaksanakan tanggal 17-19 Oktober 2025. Kita berharap kedua event international ini turut serta memperkenalkan kekayaan budaya batak ke seluruh dunia”, kata Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati Vandiko Gultom mengapresiasi Komunitas Rumahela yang terus komit melestarikan dan merawat budaya Batak. Dan kedepan, event ini akan dijadikan sebagai even tahunan oleh Pemkab Samosir dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sebelumnya, Pembina Komunitas Rumahela yang juga Anggota Komisi III DPR RI DR. Hinca IP. Panjaitan menyampaikan tentang WELB Rumahela 2025.

“Kami menyadari bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil. Dari sebuah langkah kecil yang menolak lupa, dari sejumput kesadaran untuk tidak menyerah pada arus modernisasi yang melucuti akar budaya, dan dari tekad sederhana untuk menjaga tanah sebagai titipan, bukan warisan untuk dihabiskan”, ujarnya.

WELB 2025 adalah ruang belajar bersama, tempat kita berhenti sejenak, menengok ke belakang, dan bertanya: masihkah kita terhubung dengan tanah yang membentuk jati diri kita.

“Hokkopma Tanom, Paangur Bona Ni Pinasam”. Festival ini menurutnya, dengan ritual, dialog, dan petualangan edukatifnya, mengajak kita berdamai dengan akar-membuktikan bahwa merawat lingkungan bukan kerja terpisah, melainkan denyut yang membuat budaya tetap bertunas di hati generasi mendatang.

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

Hamparan Geopark Kaldera Toba—dari Uluan Darat Sakti, Pusuk Buhit, Bania Raja, hingga seluruh bentang yang memeluk Tao Toba, adalah taman bumi bagi dunia, secercah “Luat Nauli Mutik ni Surgo”, keindahan surga yang dititipkan di tanah Batak.

Hinca mengatakan, kontemplasi dan harapan torsa dan turi-turian ni FWELB Rumahela 2025 sebagai ruang jawab kartu kuning UNESCO kepada Geopark Kaldera Toba.

Geopark, taman bumi, adalah wilayah yang menyatukan tiga pilar utama: keragaman geologi (geodiversity), keragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity).

Tahun 2021, UNESCO menetapkan Geopark Kaldera Toba sebagai bagian dari surga kecil di bumi—Luat Nauli Mutik Ni Surgo.

Tapi dunia juga mengingatkan. Indonesia sempat diberi peringatan. Teguran halus berbentuk “kartu kuning”. Sebab taman surga ini dianggap kurang terawat, kurang dicintai, kurang dijaga.

“Tapi ditengah semua itu, Rumahela tidak ikut mundur. Ia tetap berdiri. Diam, tapi lantang. Tak banyak bicara, tapi setia menjadi bagian dari perjuangan panjang menjaga Kaldera Toba—jauh sebelum pujian dunia datang, sejak Presiden SBY menetapkannya sebagai Geopark Nasional pada 2014”, tutur Hinca Panjaitan.

Hinca mengajak untuk saling menginspirasi dan membangun kolaborasi yang tulus, sebab merawat bumi dan melestarikan budaya hanya mungkin terwujud dalam kebersamaan yang setia.

Hadir dalam acara ini, Pabung Kodim 0210/TU Mayor G. Sebayang. Penasehat Komunitas Rumahela Nurhayati Situmorang. Ketua Panitia Angelbertha Silalahi, Ketua Pelaksana Jabuhit Panjaitan, Ketua Komunitas Rumahela Diego Naibaho, Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, beserta keluarga besar Komunitas Rumahela se-Indonesia. (R1).

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Kejar Kejaran, Polisi Amankan Pria Pengemudi Mobil Asal Labuhanbatu Utara Diduga Bawa Sabu

    Sempat Kejar Kejaran, Polisi Amankan Pria Pengemudi Mobil Asal Labuhanbatu Utara Diduga Bawa Sabu

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 125
    • 0Komentar

    TANJUNGBALAI (tri3news.com) – Polres Tanjungbalai berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Alteri Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai, pada Sabtu (4/10/2025) sekira pukul 22.25 WIB. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang laki laki inisial K alias I (30) warga Simandulang Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dari tangan pelaku, petugas menyita 1 […]

  • Wali Kota Tanjungbalai Buka Acara Rakor Penyusunan Target Indikator Program Bangga Kencana

    Wali Kota Tanjungbalai Buka Acara Rakor Penyusunan Target Indikator Program Bangga Kencana

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 184
    • 0Komentar

    TANJUNG BALAI (tri3news.com) – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membuka rapat kordinasi (Rakor) penyusunan target indikator program bangga kencana yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, bertempat di Aula Sutrisno Hadi Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (8/5/2025) Kegiatan ini merupakan upaya dalam mengawal penyusunan perencanaan pembangunan daerah agar berbagai indikator program Pembangunan Keluarga, […]

  • Polisi Tutup Pencarian Iptu Tomi Marbun, Kapolda Papua Barat :  Kami Telah Kerahkan Kemampuan Terbaik

    Polisi Tutup Pencarian Iptu Tomi Marbun, Kapolda Papua Barat :  Kami Telah Kerahkan Kemampuan Terbaik

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Papua Barat (tri3news) – Polda Papua Barat menutup pencarian tahap ketiga terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Samuel Marbun. Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Isir mengatakan Polri telah mengerahkan kemampuan terbaik selama pencarian. “Misi ini adalah bentuk cinta institusi kepada anggotanya dan kepedulian terhadap keluarga yang menanti. Kami mengerahkan seluruh kemampuan terbaik […]

  • Ketua DEN: Kehadiran TSTH2 Diiringi Peningkatan Tipe RSUD Doloksanggul

    Ketua DEN: Kehadiran TSTH2 Diiringi Peningkatan Tipe RSUD Doloksanggul

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) saat berkunjung ke TSTH2, Sabtu (24/1/2026). (Foto/Dok/Ist). DOLOKSANGGUL (tri3news.com) – Kehadiran kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) yang berada di Desa Aek Nauli 1, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumut, harus diiringi dengan peningkatan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Doloksanggul. Penguatan layanan kesehatan menjadi faktor penting […]

  • Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sozisokhi Lase, 27 Adegan Diperagakan

    Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sozisokhi Lase, 27 Adegan Diperagakan

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Sozisokhi Lase (20), korban yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Lau Biang, Jalan Lingkar Kabanjahe, Kabupaten Karo. Rekonstruksi dilaksanakan pada hari Selasa (10/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, bertempat di lokasi kejadian perkara. Rekonstruksi tersebut memperagakan sebanyak 27 adegan, […]

  • Patroli Pusat Pasar Kabanjahe, Sat Samapta Polres Tanah Karo Cegah Aksi Kriminal dan Tindak Premanisme

    Patroli Pusat Pasar Kabanjahe, Sat Samapta Polres Tanah Karo Cegah Aksi Kriminal dan Tindak Premanisme

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle goerq82
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Karo – Sat Samapta Polres Tanah Karo melaksanakan kegiatan patroli dialogis upaya menciptakan rasa aman dan nyaman ditengah – tengah aktivitas masyarakat di sejumlah titik strategis di wilayah Kabanjahe, Selasa(15/4). Patroli yang dimulai pukul 09.00 WIB menyasar Terminal Umum Kabanjahe, Pusat Pasar Kabanjahe di Jalan Kapten Bangsi Sembiring dan kawasan Tugu Catur. Kasat Samapta Polres […]

expand_less