Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Utara » Medan » Polrestabes Medan Bongkar Sarang Penadah Botot, 159 Kasus Kejahatan Jalanan dan Narkoba Terungkap

Polrestabes Medan Bongkar Sarang Penadah Botot, 159 Kasus Kejahatan Jalanan dan Narkoba Terungkap

  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus kejahatan jalanan, premanisme dan narkoba, di penadah Samuel Botot Jalan H Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (3/11/2025).(Foto:Dok/Ist)

MEDAN (tri3news.com) – Polrestabes Medan dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 159 kasus kejahatan jalanan, premanisme dan narkoba dan meringkus 219 tersangka selama periode 25 hingga 31 Oktober 2025.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH didampingi Kasat Reskrim, AKBP Bayu Putro Wijayanto dan Kasi Humas, AKP Halashon Sihotang dalam keterangan persnya di lokasi penadah Samuel Botot Jalan H Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (3/11/2025).

Disampaikan Kapolrestabes, dari total kasus yang diungkap, 219 tersangka berhasil diamankan, dengan 76 orang atau sekitar 35 persen positif menggunakan narkotika jenis sabu.

“Saya tegaskan, Samuel Botot merupakan tempat penadah barang curian. Ini yang kami tangkap penadahnya. Semua penampung dari jenis kejahatan ini tidak boleh lagi menerima barang-barang hasil kejahatan,” katanya dengan tegas.

Ia menambahkan, barak-barak narkoba yang diamankan berada di pinggiran sungai, pihaknya akan terus menelusuri lokasi lain yang dibangun oknum masyarakat tidak bertanggung jawab.

“Rincian kasus menunjukkan 15 kasus begal dengan 22 tersangka, di mana 11 tersangka melawan petugas dan mencoba menghilangkan barang bukti. Barang bukti yang diamankan berupa 8 unit sepeda motor, 4 handphone, klewang, tang, parang, celana, jaket, BPKB, kaos, set kunci T, dan uang tunai Rp 100 ribu” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolrestabes, kasus rayap besi/kayu tercatat 60 kasus dengan 96 tersangka, serta menyita handphone, tiang besi Telkom, balok kayu, tali tambang, sekop, kabel Telkom sepanjang 10 meter, goni tembaga, baut/mur, kusen pintu, jendela, steling aluminium, dan pipa paralon. Alat yang digunakan pelaku meliputi becak motor, gunting, martil, linggis, pahat, parang, tang, obeng, pisau carter, kunci pas, dan kunci Inggris.

“Kasus pompa, barak dan loket narkoba tercatat 81 kasus dengan 95 tersangka, serta menyita 32,35 gram sabu. Geng motor dan tawuran tercatat tiga kasus dengan 6 tersangka, dengan barang bukti berupa cocor bebek, celurit, anak panah, dua unit handphone, dan satu unit sepeda motor. Sementara premanisme/pemerasan tercatat satu kasus dengan satu tersangka,” ujarnya.

Kapolrestabes Medan menekankan pentingnya memutus mata rantai bisnis kejahatan. Para tersangka mencuri karena mengetahui pasar untuk menjual hasil kejahatannya, dan barang-barang itu ditampung di botot tertentu. Dengan menindak penadah, pelaku akan kesulitan menjual hasil kejahatannya. Polrestabes Medan juga melakukan prarekonstruksi kasus penjualan besi curian, di mana barang diterima, ditimbang, diberi harga dan dibayar tanpa ditanya asalnya.

“Wilayah prioritas seperti Medan Sunggal, Medan Tembung dan Medan Timur menjadi fokus pengawasan agar masyarakat merasa aman. Semua laporan masyarakat terkait tindak pidana harus segera ditindaklanjuti di lapangan. Pelaku yang berani melawan petugas, merampas barang bukti, menyerang petugas atau merusak fasilitas umum akan ditindak tegas,” imbaunya.

Calvin juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap kepolisian, dan mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana di Kota Medan.

“Polrestabes Medan berkomitmen membumihanguskan stigma rayap besi di Kota Medan. Salah satu yang menjadi fokus untuk memutuskan stigma tersebut dengan menutup tempat-tempat usaha yang menampung barang-barang curian seperti panglong maupun botot,” janjinya.

Menurut Kapolrestabes, kasus-kasus seperti rayap besi tersebut sering terjadi di depan mata dan menjadi keresahan di Kota Medan. Para tersangka dijadikan tangan oleh para penadah untuk meraup keuntungan.

“Hal ini kami sedang mendalami ada jaringan tertentu terkait dengan ini. Kemana barang-barang ini dijual oleh botot. Pasti ada yang di atasnya. Tidak mungkin semua ditampung ada disini. Pasti ada atasannya dan dijual kembali. Ini menjadi konsen kami,” terangnya.

Dari hasil interogasi sambung Kapolrestabes, para tersangka rayap besi menjual barang curiannya seharga Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu untuk 1 Kg. Sementara untuk kayu kusen seharga Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Sederhana memang, tapi masif dan berulang. Sehingga para penadah, panglong ataupun botot ingin membelinya.

“Kita sengaja merilis para tersangka di botot milik S yang terletak di Jalan Haji Anif. Pasalnya, gudang botot yang telah beroperasi beberapa tahun itu kerap menampung hasil curian. Kini gudang tersebut telah diberi garis polisi. Saya juga ultimatum tidak boleh lagi menerima barang-barang hasil kejahatan. Disini sudah sering terjadi dan yang sudah kami ungkap ada dua kasus dengan 8 tersangka. Namun pemiliknya S masih kita kejar,” pungkasnya.(R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSSI Secara Resmi Pecat Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Timnas

    PSSI Secara Resmi Pecat Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Timnas

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA (tri3news.com) – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memecat Patrick Kluivert bersama tim kepelatihan setelah gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Dilansir dari laman pssi.org, Kamis (16/10) menyatakan secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination. Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di Tim Kepelatihan […]

  • Presiden Prabowo di Aceh Tenggara,Dengarkan Keluhan Warga di Posko Pengungsian

    Presiden Prabowo di Aceh Tenggara,Dengarkan Keluhan Warga di Posko Pengungsian

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian korban bencana banjir di Desa Bambel Baru,Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (01/12/2025)(BPMISetpres) ACEH TENGGARA (tri3news.com) – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Posko Pengungsian di Desa Bambel Baru, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (01/12/2025), saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba untuk meninjau langsung kondisi […]

  • Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Satwil Polres Tanah Karo Siap Sukseskan Program Makan Gratis

    Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Satwil Polres Tanah Karo Siap Sukseskan Program Makan Gratis

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 138
    • 0Komentar

      Karo – Polres Tanah Karo telah melakukan berbagai persiapan penting, termasuk mendirikan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menyiapkan kendaraan operasional untuk mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah sekolah sasaran. Tim Itwasum Polri melakukan kunjungan langsung ke wilayah Polres Tanah Karo untuk melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan program tersebut, sekaligus memantau ketahanan pangan serta kesiapan […]

  • Pemkab Tapteng Fokus Rehabilitasi Lahan dan Sungai

    Pemkab Tapteng Fokus Rehabilitasi Lahan dan Sungai

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bupati Tapteng Masinton Pasaribu (kanan) bersama Kementan meninjau sawah di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Selasa (14/1/2026). (Foto: dok. Diskominfo Tapteng) TAPTENG (tri3news.com) – Memasuki masa transisi darurat ke pemulihan pascabencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah sedang mengkaji rangkaian rehabilitasi selama 90 hari terhitung mulai 31 Desember 2025 sampai dengan 30 Maret 2026. Bupati Tapteng, Masinton […]

  • Bupati Asahan Resmikan RSU Permata Hati di Kisaran

    Bupati Asahan Resmikan RSU Permata Hati di Kisaran

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar meresmikan gedung baru Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Hati Kisaran berlokasi di Jalan Ir Juanda Kelurahan Karang Anyer, Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (09/2/2026)( Foto Dok Diskominfo Asahan). ASAHAN (tri3news.com) – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar meresmikan gedung baru Rumah Sakit Umum ( RSU) Permata Hati Kisaran […]

  • Polrestabes Medan Ringkus Tiga Pengedar Narkoba, 500 Butir Pil Ekstasi Disita

    Polrestabes Medan Ringkus Tiga Pengedar Narkoba, 500 Butir Pil Ekstasi Disita

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Ketiga tersangka pengedar, ABA, MAA dan FJS diamankan berikut barang bukti 500 butir pil ekstasi, di Mako Satres Narkoba Polrestabes Medan, Minggu (12/10/2025).(Foto Dok/Satres Narkoba) Medan (tri3news.com) – Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil meringkus tiga pengedar narkotika dan menyita barang bukti ratusan butir pil ekstasi siap edar. Ketiga tersangka masing-masing berinisial MAA (32) warga Jalan […]

expand_less