7 Rumah Dilalap Sijago Merah di Lau Kasumpat Karo, 2 Rumah Dirusak
- calendar_month Ming, 1 Feb 2026
- visibility 228
- comment 0 komentar

Porsonel Polsek Mardingding melakukan penyelidikan serta memasang police line di lokasi 7 unit rumah terbakar di Desa Lau Kasumpat Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Minggu (1/2/2026) pukul 10.45 WIB. (Foto dok/ROPO)
KARO (tri3news.com) – Tujuh rumah semi permanen dilalap sijago merah, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 10.45 Wib di Desa Lau Kasumpat Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo.
Warga dikejutkan dengan adanya kepulan asap yang cepat berubah menjadi kobaran api. Teriakan dan tangisan warga tak terbendung melihat api semakin membesar. Untuk memadamkan kobaran api, warga terlihat bahu membahu untuk menyiram api dengan menggunakan ember dan pompa air.
Sementara untuk mencegah kobaran api tidak merambat ke rumah warga lainnya, terpaksa 2 rumah di rusak.
Sempat viral, karena detik-detik kejadian kebakaran, beberapa warga sempat mengunggah peristiwa tersebut ke media sosial melalui akun facebook
Informasi yang diperoleh dari laporan Kepala Desa Lau Kasumpat, Jeprianto Sembiring menerangkan bahwa dalam peristiwa kebakaran itu, telah menghanguskan sebanyak 7 rumah masing-masing milik Itera Sembiring (30), Herianto Sembiring (46), Alexsander Tarigan (46), Naik Tarigan (50), Jonni Sembiring (50), Perijonta Karo Karo (40) dan Hendri Kacaribu (40). Sementara 2 rumah yang dirusak adalah milik Edi Sembiring (30) dan Olakisat Br Sembiring (62).
Lebih jauh disebutkan, api dapat dipadamkan pada pukul 11.45 WIB setelah 2 unit Mobil Pemadam Kebakaran Pos Lau Baleng tiba dilokasi. Diterangkan tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Amatan wartawan di lokasi kejadian, terlihat personel Polsek Mardingding yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Martan Sitepu langsung memasang garis polisi serta mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Sumber api dan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Untuk korban jiwa tidak ada dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,”ujar Iptu Martan. (R2)



Saat ini belum ada komentar