- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Onowaembo, Kecamatan Gunungsitoli, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Kamis (26/2/2026).(Foto dok/Diskominfo)
GUNUNGSITOLI (tri3news.com) – Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase SH meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Onowaembo, Kecamatan Gunungsitoli, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Kamis (26/2/2026).
Kehadiran Wakil Wali Kota merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi pasca kejadian.
Wakil Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Camat Gunungsitoli dan Pj Kepala Desa Onowaembo.
Rombongan meninjau kondisi rumah warga yang terdampak material longsor serta berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar kebutuhan mendesak di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa saat ini penanganan darurat terus dilakukan oleh tim di lapangan. “Proses di lapangan tadi sedang dilakukan penyiraman lumpur, dan 2–3 hari ke depan akan terus dilaksanakan pembersihan material longsor. Kami meminta kepada warga agar untuk sementara waktu tidak menginap di rumah masing-masing dan dapat menumpang di rumah keluarga guna menghindari risiko longsor susulan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menyediakan tenda darurat serta bantuan sembako bagi warga terdampak.
“Tenda dan kebutuhan bahan pokok telah kami siapkan untuk membantu masyarakat. Kejadian ini tentu tidak ada yang menginginkan. Untuk itu, kami menyarankan agar rumah yang terdampak tidak ditempati setidaknya selama satu minggu ke depan sambil menunggu kondisi benar-benar aman,” tambahnya.
Penanganan darurat di lokasi bencana saat ini terus dilakukan oleh tim gabungan. Proses pembersihan material longsor dan penyiraman lumpur dilaksanakan oleh BPBD Kota Gunungsitoli yang dibantu dengan mobil pemadam kebakaran guna mempercepat normalisasi area terdampak. Pembersihan direncanakan akan terus berlangsung selama 2–3 hari ke depan hingga kondisi lingkungan benar-benar bersih dan aman.
Pemerintah Kota Gunungsitoli mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi yang membahayakan.
Dikatakannya,melalui langkah cepat dan sinergi bersama, Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Desa Onowaembo.(R3)



Saat ini belum ada komentar