Wagubsu dan Bupati Karo Panen Raya Padi Sawah di Paya Lahlah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- calendar_month Sel, 20 Jan 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar

Wakil Gubernur Sumut, H Surya bersama Menteri Pertanian diwakili Pj.Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Ir Haris Syapudin dan Bupati Karo Antonius Ginting dan Forkopimda melakukan Panen Raya secara simbolis di areal Paya Lah Lah Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa (20/1/2026). (Foto dok/Ropo)
KARO (tri3news.com) – Wakil Gubernur Sumut, H Surya, B.Sc didampingi Menteri Pertanian diwakili Pj.Kepala Badan Perakitan dan Moderenisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Ir Haris Syapudin dan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melakukan Panen Raya Padi Sawah di areal Paya Lah Lah Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa (20/1/2026).
Kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Utara bersama perwakilan Kementerian Pertanian di lokasi dan disambut langsung oleh Bupati Karo beserta jajaran Forkopimda dengan tarian adat Karo serta pemberian uis nipes sebagai bentuk penghormatan adat.
Menurut Wagubsu pemerintah provinsi sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Sementara Kementerian Pertanian terus melakukan program inovasi dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara Bupati Karo, Antonius Ginting menyampaikan bahwa areal pertanian Paya Lah Lah merupakan salah satu lumbung pangan di Kabupaten Karo yang kerap terdampak banjir hingga menyebabkan petani terus mengalami kerugian.
Disebutkan Paya Lah Lah memiliki luas sekitar 3.300 hektare yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mardingding dan Lau Baleng.
Banjir yang terjadi secara berulang selama ini menjadi kendala utama bagi petani dalam melakukan kegiatan tanam dan panen. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada menurunnya hasil pertanian, tetapi juga menghambat upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Karo.
Setelah dilakukan normalisasi irigasi sepanjang 15 Km serta melalui optimalisasi lahan yang dilakukan, kondisi areal Irigasi Paya Lah Lah kini menunjukkan perkembangan yang positif. Luas penanganan yang telah dioptimalisasi pada tahun 2025 seluas 1.500 hektar.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pemulihan sektor pertanian sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah di Kabupaten Karo pada khususnya,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, dilakukan pertemuan dengan sekitar 500 orang masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani. Sekaligus dilakukan penyerahan bantuan bibit padi secara simbolis dari Kementerian Pertanian kepada Wakil Gubernur Sumut, yang kemudian diteruskan kepada Bupati Karo dan selanjutnya diserahkan kepada perwakilan kelompok tani.
Sebagai puncak kegiatan, dilakukan panen padi secara simbolis oleh perwakilan Kementerian Pertanian, Wakil Gubernur Sumut, serta unsur Forkopimda Kabupaten Karo, termasuk Kapolres Tanah Karo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., Kasdim 0205/TK Mayor Inf J. Siboro mewakili Dandim, Kajari Kabanjahe Danke Rajagukguk, SH, serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan Kelompok Tani. (R2)



Saat ini belum ada komentar