Veda Ega Buat Kejutan Terbesar di GP Thailand, Ini Kata Media Italia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Veda Ega Pratama mendapatkan pujian dari media Italia. (Honda Team Asia)
JAKARTA (tri3news.com) Media Italia menyebut pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menjadi kejutan terbesar dalam rangkaian MotoGP Thailand 2026 atau Grand Prix Thailand yang merupakan seri pembuka MotoGP 2026, akhir pekan lalu.
Veda Ega Pratama yang kini membalap bersama Honda Team Asia finis kelima dalam Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram. Pencapaian itu besar karena Veda Ega merupakan debutan di grand prix, khususnya Mot
Di Buriram, Veda Ega beraksi tanpa ragu. Pada FP1, Veda di posisi enam tertinggal 0,6 detik di belakang Fernandez. Lalu dalam practice di peringkat delapan usai tertinggal 0,5 detik dari Almansa. Capaian itu membuat Veda Ega tanpa kesulitan lolos ke Q2.
Veda lalu finis ke-12 dalam FP2 sebelum tampil menakjubkan di Q2 dengan finis kelima usai tertinggal 0,789 detik dari Almansa.
‘Keajaiban’ Veda Ega belum berakhir. Pembalap 17 tahun itu finis kelima dalam Moto3 Thailand 2026 Menurut media Italia Corsedimoto, performa Veda Ega di GP Thailand begitu mengejutkan.
“Debut Moto3 yang Sensasional: Siapa Veda Pratama, Kejutan Terbesar di GP Thailand?” tulis Corsedimoto.
Veda Ega yang juga runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup itu seperti bukan pembalap debutan. Dalam balapan pertamanya, dia bisa bersaing untuk podium di Moto3 Thailand. Hanya saja, pada akhirnya Veda Ega menyerah dari Valentin Perrone serta Alvaro Carpe, dan puas finis kelima.
Dalam pemberitaan itu juga disebutkan sejumlah pencapaian mengesankan Veda Ega yang menjadi ‘tangga’ ke Moto3 Thailand 2026.
Pembalap kelahiran Gunung Kidul merupakan putra mantan pembalap Super Sport 600. Veda finis ketiga di Asia Talent Cup 2022. Kemudian juara ATC 2023.
Di Moto3 JuniorGP Veda Ega finis ke-10, namun meraih runner up di Red Bull Rookies Cup di belakang Brian Uriarte. Melihat rapor tersebut, Veda Ega jelas belum pernah merasakan wild card atau menjadi pembalap pengganti di kelas Moto3.
Karena itu, finis kelima di Moto3 Thailand 2026 begitu mengesankan bagi Veda Ega, sebab hasil tersebut jadi sejarah baru bagi Indonesia.
“Awal yang tak terlupakan, siapa tahu, mungkin Indonesia juga telah menemukan bintang kecilnya di ajang Grand Prix,” tulis Corsedimoto. (CNNI)



Saat ini belum ada komentar