Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parawisata, Sosial & Budaya » Tujuh Cagar Budaya Sumut Ditetapkan Berstatus Nasional, Padang Lawas Dikenal Sebagai Pusat Peradaban Nusantara

Tujuh Cagar Budaya Sumut Ditetapkan Berstatus Nasional, Padang Lawas Dikenal Sebagai Pusat Peradaban Nusantara

  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Bangunan Candi Bahal I, Bangunan Candi Bahal II, Bangunan Candi Bahal III diabadikan. (Foto: Dok/Disbudparekraf Sumut)

MEDAN (tri3news.com) – Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI menetapkan tujuh cagar budaya dari Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Keputusan ini diumumkan dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Nasional yang berlangsung pada 26 September 2025.

Tujuh cagar budaya tersebut meliputi Bangunan Candi Sipamutung, Bangunan Candi Bahal I, Bangunan Candi Bahal II, Bangunan Candi Bahal III, Situs Percandian Bahal I, Situs Percandian Bahal II, Situs Percandian Bahal III.

Penetapan itu menempatkan Sumatera Utara sebagai provinsi dengan jumlah cagar budaya terbanyak yang naik ke tingkat nasional pada tahun 2025. Lebih dari sekadar prestasi statistik, capaian ini menjadi bukti konkret bahwa Sumatera Utara adalah salah satu kawasan dengan kekayaan warisan peradaban yang penting di Indonesia.

Kompleks percandian di Padang Lawas dan Padang Lawas Utara merupakan tinggalan budaya bercorak Buddha Vajrayana yang sangat khas, dengan nilai sejarah, arsitektur dan spiritual tinggi. Tak hanya menjadi bukti eksistensi peradaban masa lalu, situs-situs ini juga berpotensi besar sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut kajian TACBN, bangunan dan situs percandian tersebut memiliki nilai arkeologis dan ilmiah yang luas. Selain penting untuk kajian sejarah dan arsitektur, situs-situs ini juga membuka ruang penelitian lintas disiplin, termasuk pendidikan dan kajian budaya.

Kawasan percandian yang terhubung secara spasial mencerminkan adanya tata ruang peradaban kuno yang terstruktur, menunjukkan bahwa wilayah ini pernah menjadi salah satu pusat spiritual dan intelektual penting di Sumatera, bahkan di Asia Tenggara.

Prof Agus Aris Munandar Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia sekaligus anggota TACBN menegaskan, bahwa percandian Buddha di Padang Lawas memiliki karakteristik unik yang tidak ditemukan di wilayah lain di Indonesia.

“Kepurbakalaan Buddha di Padang Lawas memiliki arsitektur yang sangat khas dan hanya ditemukan di Sumatera Utara. Inilah satu-satunya di Indonesia. Karena nilai dan maknanya yang tinggi, TACBN sepakat menetapkannya sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan menyambut baik penetapan itu. Ia menyebutnya sebagai tonggak sejarah penting bagi penguatan identitas budaya sekaligus peluang strategis bagi pengembangan pariwisata berbasis warisan budaya.

“Penetapan tujuh cagar budaya Padang Lawas dan Padang Lawas Utara sebagai warisan nasional bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga amanah besar. Kami percaya bahwa status ini akan mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan warisan budaya ini secara berkelanjutan,” ujar Yuda dalam siaran persnya, Selasa (30/9/2025).

Ia menambahkan, pengakuan nasional ini harus menjadi momentum untuk mengintegrasikan upaya pelestarian dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Warisan budaya bukan hanya saksi bisu sejarah, tetapi bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Dengan tata kelola yang tepat, percandian Padang Lawas berpotensi menjadi pusat riset internasional dan destinasi wisata sejarah kelas dunia, tanpa mengabaikan prinsip pelestarian,” lanjutnya.

Pengakuan tujuh situs ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Utara untuk menjadikan provinsi ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pemerintah provinsi menargetkan kawasan percandian Padang Lawas dapat mendorong lahirnya ekosistem pariwisata berkelanjutan berbasis budaya dan edukasi.

Melalui pendekatan terintegrasi antara riset, pelestarian, dan promosi wisata, kawasan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman sejarah dan spiritual kepada wisatawan, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan penetapan ini Sumatera Utara tak hanya mengukuhkan diri sebagai penjaga warisan peradaban Nusantara, tetapi juga mempertegas komitmen menjadikan kebudayaan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan yang berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat. (R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Pangan Polres Pakpak Bharat, Tanaman Jagung akan Panen 2 Minggu Kedepan

    Ketahanan Pangan Polres Pakpak Bharat, Tanaman Jagung akan Panen 2 Minggu Kedepan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Salak (trinews.com) – Bhabinkamtibmas Polres Pakpak Bharat jalin sinergitas bersama Babinsa Koramil Salak dan petugas Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat meninjau lahan ketahanan pangan, Senin (19/5/2025) di Desa Cikaok Kecamatan STTU Julu, Pakpak Bharat. Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho melalui Kasi Humas, Aiptu Widodo mengatakan, program ketahanan pangan yang merupakan Asta Cita […]

  • Sigap Atasi Pohon Tumbang, Polsek Tigabinanga Bersama Warga Bersihkan Jalan Raya

    Sigap Atasi Pohon Tumbang, Polsek Tigabinanga Bersama Warga Bersihkan Jalan Raya

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KARO, (tri3news.com) – Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan oleh personel Polsek Tigabinanga terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya. Polsek Tigabinanga bersama warga melakukan aksi pembersihan jalan akibat pohon tumbang yang melintang di Jalan lintas Medan–Kutacane, tepatnya dibawah Mapolsek Tigabinanga, Jumat (16/5/2025). Kegiatan ini dipimpin  personel Polsek Tigabinanga, yakni Aiptu E Depari […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan

    Presiden Prabowo Resmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 203
    • 0Komentar

    BOGOR (tri3news.com) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) di Komplek Universitas Pertahanan, Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 11 Juni 2025. Peresmian ini menunjukkan komitmen dalam memperkuat pendidikan tinggi pertahanan yang inklusif, modern, dan berwawasan kebangsaan. Ketibaan Presiden di Komplek Unhan disambut dengan pasukan jajar kehormatan dan drumben Unhan […]

  • Kejang Kejang, Warga Sukajulu Sembuh Usai Berobat Melalui Program JKN

    Kejang Kejang, Warga Sukajulu Sembuh Usai Berobat Melalui Program JKN

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Novrianti Br Ginting mendampingi anaknya mendapatkan perawatan medis di salah satu RS swasta yang seluruh fasilitasnya gratis program JKN, Jumat (31/10).(Foto dok/ist) KARO (tri3news.com) – Mengalami demam tinggi, Doahken Eni Tarigan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Bahkan saat menjalani perawatan, ia mengalami kejang kejang. Hal ini disampaikan ibu kandung Eno, Novrianti Teresia Br Ginting, warga […]

  • Pengembangan Kasus, Polres Tanah Karo Tangkap Satu Pengedar Narkoba di Gurukinayan

    Pengembangan Kasus, Polres Tanah Karo Tangkap Satu Pengedar Narkoba di Gurukinayan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 415
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali mencetak keberhasilan dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika. Setelah sebelumnya mengamankan dua pria berinisial ASM(35) dan EES(34) yang diduga sedang mengonsumsi sabu di sebuah rumah kosong di Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Rabu (11/6/2025). Petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap seorang pria inisial DK yang […]

  • Seorang Petani Edarkan Ganja Diringkus Polisi

    Seorang Petani Edarkan Ganja Diringkus Polisi

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Satuan Reserse (Satserse) Narkoba Polres Tanah Karo berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Simpang Empat.    Seorang pria berinisial RDB (25), petani asal Desa Nangbelawan, ditangkap petugas di rumah kontrakannya pada Selasa (30/9/2025) sekira pukul 17.00 WIB. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto melalui keterangannya menyampaikan, penangkapan dilakukan setelah […]

expand_less