Ratusan Jemaat GBKP Perbulan Ikuti Jalan Salib, Suasana Haru Penuh Hikmad
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 43
- comment 0 komentar

oplus_1024
Suasana prosesi Jalan Salib yang diperankan kaum bapak Mamre GBKP Perbulan, Minggu (3/4/2026), memperlihatkan penderitaan Jesus saat memikul salib dan keberinggasan prajurit Romawi dengan tombak dan cambuk di tangan. (Foto : tri3news.com/Ropo)
KARO (tri3news.com) – Ratusan Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Perbulan menggelar Jalan Salib sebagai rangkaian perayaan Jumat Agung yang berlangsung penuh haru dan hikmad, Jumat (3/4/2026) di Desa Perbulan Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo.
Peristiwa penyaliban Yesus diawali dengan Jalan Salib atau sering disebut Via Dolorosa menuju Bukit Golgota. Jesus mengalami penderitaan ketika memikul salib. Ia diolok-olok, dicambuk dan dihina. Luka bekas cambuk disekujur tubuh Jesus, mengeluarkan tetesan darah.
“Momen Jalan Salib ini, bukan hanya sekedar pengulangan peristiwa sejarah, namun diharapkan sebagai refleksi kasih, pengorbanan, dan kebangkitan iman,”ungkap Pdt Winda Br Sitepu STh kepada SIB saat prosesi berlangsung.
Prosesi Jalan Salib yang digelar Mamre atau kaum bapak GBKP Perbulan mengambil rute titik berangkat dari Dusun Bengkel, Lortop, Pintu Air hingga lokasi penyaliban di halaman Gereja GBKP Perbulan.
Det. Silvia Br Barus S.Th menyampaikan renungan usai prosesi penyaliban, bahwa Jumat Agung lebih menekankan kepada pemahaman atas pengorbanan Jesus yang rela mati disalibkan di bukit Golgota.
“Ini semua berkat kemurahan Tuhan, yang mengorbankan anaknya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia dari alam maut,” ungkapnya.
Usai acara, Pdt Winda selaku Ketua Majelis GBKP Perbulan didampingi Sekretaris, Pt Leo Naldi Tarigan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut mendukung kegiatan itu, secara khusus personel TNI TP 904 Garamata yang turut mendampingi prosesi Jalan Salib.
Sementara untuk kegiatan Paskah, Minggu (5/4/2026), menurut Pdt. Winda akan diawali dengan ibadah subuh. Anak sekolah Minggu akan melakukan pawai obor subuh. Usai ibadah subuh, dilanjutkan acara mencari telur paskah. (R2)



Saat ini belum ada komentar