Polres Taput Ringkus Dua Pengedar Narkoba
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

Dua orang pengedar narkotika jenis ganja dan sabu berhasil ditangkap Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Taput. (Foto: Dok Humas Polres Taput).
TAPANULI UTARA (tri3news.com) – Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus 2 orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu -sabu dan ganja kering dari 2 Kecamatan di Taput.
Keduanya pelaku masing – masing berinisial ITS ( 31 ) warga Lumban Tonga-Tonga Desa Simorangkir Julu Kecamatan Siatas Barita dan AMH (22) warga Bondar Sibabiat Desa Sosunggulon Kecamatan Tarutung.
Kapolres Taput melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada pers Sabtu (21/2/2026) menjelaskan, kedua pelaku berhasil di tangkap dari tempat yang berbeda-beda yakni ITS di tangkap dari Terminal Madya Tarutung pada Rabu (18/2/2028 ) sekira pukul 18.00 WIB. Sedangkan pelaku berinisial AMH ditangkap dari Simorangkir Julu Kecamatan Siatas Barita pada hari yang sama sekira pukul 23.30 WIB.
“Dari hasil penangkapan, dari pelaku ITS polisi berhasil menyita barang bukti berupa 25 paket narkotika jenis ganja dibungkus kertas nasi warna coklat , 1 buah karung goni berisi ganja , 1 buah plastik bening berisi ganja , 1 linting ganja , 1 buah plastik bening berisi narkotika jenis sabu, 1 buah plastik kresek warna biru dan 1 unit telepon genggam, ” jelasnya.
Kasi Humas menerangkan, sedangkan dari tangan pelaku AMH barang bukti yang berhasil disita yaitu 1 buah plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu , 1 buah kertas nasi warna coklat berisi narkotika jenis ganja dan 1 unit telepon genggam merk Redmi warna abu-abu.
“Keberhasilan Sat Narkoba Polres Taput mengungkap pengedar narkoba itu tidak terlepas atas peran dan partisipasi masyarakat. Yang mana masyarakat tidak ingin warga Taput rusak akibat dari ulah para pengedar tersebut, ” terangnya.
Kasi Humas mengungkapkan, informasi tersebutlah yang membuat pihak Polres Taput bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.
“Polisi saat ini masih mengembangkan penyelidikan dari mana sumber ganja dan sabu,” pungkasnya. (R1)



Saat ini belum ada komentar