Pencarian Korban Hilang Bencana Banjir dan Longsor di Sibolga Masih Berlanjut
- calendar_month Jum, 5 Des 2025
- visibility 45
- comment 0 komentar

Petugas saat memboyong jenazah korban Elvi Syarida Lubis (48) warga Jalan Sisingamangaraja Sibolga tepatnya di belakang Masjid Budi Sehati, Kamis (4/12/2025). (Foto Dok / Humas Polres Sibolga)
SIBOLGA (tri3news.com) – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban hilang bencana banjir dan tanah longsor dengan menggali sejumlah lokasi terdampak di wilayah Kota Sibolga meskipun cuaca dilaporkan masih tidak menentu dan kondisi medan cukup menyulitkan.
Menurut Kasihumas Polres Sibolga AKP Suyatno dalam keterangan resmi, Jumat (5/12/2025) jenazah korban Elvi Syarida Lubis (48) warga Jalan Sisingamangaraja Sibolga tepatnya di belakang Masjid Budi Sehati berhasil ditemukan petugas setelah di lakukan penggalian di lokasi terdampak bencana, Kamis (4/12/2025).
“Sementara itu, dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor,” katanya.
Suyatno menjelaskan, bahwa kerugian materil tercatat cukup besar, pemerintah bersama pihak terkait juga masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kelayakan hunian serta kemungkinan relokasi.
“Jumlah penyintas yang mengungsi terus bertambah seiring proses evakuasi di wilayah terdampak pada sejumlah posko penampungan yang tersebar di seluruh Kota Sibolga,” katanya seraya menambahkan bahwa posko -posko tersebut kini menjadi pusat penanganan para penyintas, termasuk pelayanan kesehatan, distribusi logistik, dan dukungan psikososial.
Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian korban hilang dan pembersihan material longsor termasuk akses menuju lokasi terdampak sudah dapat dijangkau, sehingga memudahkan distribusi bantuan serta proses evakuasi.
Pemerintah juga tengah menyiapkan langkah rehabilitasi serta penataan kawasan rawan longsor untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Masyarakat yang berada di daerah rawan dihimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi di wilayah Sibolga,” katanya.(R1)



Saat ini belum ada komentar