Patung Jokowi Berbiaya Rp 2,5 Miliar, Didesainer Pematung Karo
- calendar_month Sab, 17 Mei 2025
- visibility 439
- comment 0 komentar

Patung Jokowi
KARO (tri3news.com) – Patung Jokowi yang berdiri megah di Juma Jokowi Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara di desainer oleh pematung orang Karo dan dikerjakan dengan kolaborasi artisan Yogjakarta. Demikian disampaikan Deep Tarigan selaku konseptor patung Jokowi ketika dihubungi tri3news.com melalui WatsAppnya pada Sabtu (17/5/2025)
Lebih jauh dijelaskan, bahwa desainer patung Jokowi adalah ia bersama Fernandos Tarigan dan berkolaborasi dengan artisan pematung di Yogyakarta.
“Untuk pengerjaan patung Jokowi di bagian kepala sampai setengah badan di kerjakan artisan Yogjakarta dan untuk bagian bawah dikerjakan para artisan Kabupaten Karo,” katanya.
Secara terpisah, Kepala Desa Kuta Mbelin, Efendra Sembiring kepada tri3news.com menyebutkan, bahwa tujuan pembangunan monumen Patung Jokowi adalah sebagai rasa syukur dan ucapan terima kasih warga Liang Melas Datas (LMD), Kabupaten Karo, Sumatera Utara, atas perhatian Joko Widodo semasa menjabat sebagai Presiden Indonesia ke tujuh, yang telah memberi harapan baru bagi penduduk di wilayah Liang Melas Datas.
“Ungkapan terima kasih dan rasa syukur masyarakat enam desa dan tiga dusun di wilayah Liang Melas Datas atas pembangunan akses jalan sepanjang 37 kilometer oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia pada tahun 2022 lalu,”ungkap Efendra.
Lebih jauh disebutkan, bahwa masyarakat LMD mendaulat bahwa Presiden ke -7 Republik Indonesia tersebut adalah tokoh pembangunan bangsa yang patut dihargai oleh masyarakat.
“Untuk itulah, warga LMD sepakat untuk membangun sebuah monumen, yakni Patung Joko Widodo di areal pertanian yang diberi nama “Juma Jokowi” di Desa Kuta Mbelin Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo,” katanya.
Menurut keterangan Kepala Desa Kuta Mbelin, Efandra Sembiring, untuk pembangunan Monumen Patung Joko Widodo menghabiskan biaya sebesar Rp 2,5 miliar yang bersumber dari swadaya masyarakat.
Disebutkan, terkait proses pembangunan patung Jokowi, peletakan batu pertama dilakukan pada tahun 2023 oleh Bobby Nasution yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Medan.
Lebih jauh disampaikan bahwa patung tersebut terbuat dari tembaga dengan tinggi bangunan sepanjang 6 meter dari fondasi sedalam 1,5 meter.
Sementara untuk Patung Jokowi sepanjang 4 meter dengan makna yang cukup berarti, tangan kanan mengepal, patung dirancang tanpa kaki, bagian bawah patung diganti dengan bentuk api sebagai simbol semangat yang membara. Sementara tangan kiri memegang jeruk sebagai simbol komoditas utama di daerah LMD.
Menurut Efendra, proses pembangunan patung telah rampung, namun untuk pembangunan taman masih dalam tahap pengerjaan penanaman bunga, rumput dan bibit pepohonan produktif.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran Patung Jokowi ini akan menjadi pusat kunjungan wisata baru di LMD,” tutupnya. (R2)





Saat ini belum ada komentar