Mobil Bupati Deliserdang Dicegat Warga Soal Jalan Provinsi Rusak di STM Hulu
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar

Rombongan mobil dinas Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan dicegat warga saat melakukan kunjungan kerja di STM Hulu, Selasa (3/3/2026).(Foto Dok/SC FB STM Hulu Indah)
DELISERDANG (tri3news.com) – Rombongan mobil Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan dicegat dua orang warga saat hendak melakukan kunjungan kerja di Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Selasa (3/3/2026). Kedua pemuda itu nekat melakukan pencegatan akibat jalan di kampung halamannya sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan.
Aksi pencegatan itu viral di akun Facebook “STM Hulu Indah” dengan menempatkan sepeda motor trail di tengah jalan . Dalam video itu Bupati Deliserdang turun dari mobil dan menjumpai kedua pemuda tersebut namun dihalang-halangi oleh orang tertentu. Tampak para pegawai langsung dan menenangkan warga tersebut.
Dalam video tersebut, Camat STM Hulu, Sadar Purba bersama istri juga sempat turun tangan. Banyak ocehan-ocehan yang saat itu disampaikan dua orang perwakilan warga tersebut di lokasi. Meski sudah disampaikan pegawai kalau jalan yang diprotes adalah jalan dengan status jalan Provinsi namun keduanya tidak mau tahu.
Sehingga adu mulut dengan pegawai pun sempat terjadi karena mereka masih terus mencoba bertahan untuk berdiri di tengah jalan. Sementara pegawai Pemkab dan Kecamatan berusaha untuk mereka tidak menghalangi jalan.
Diketahui dalam video kedua orang pemuda yang melakukan penghadangan ini memakai baju Ormas yang berbeda. Mereka sempat berteriak-teriak di tengah jalan sambil berputar-putar. Satu orang tampak mengibarkan bendera merah putih dan satunya lagi memegang miniatur lambang burung garuda.
“Jangan merasa kami bodoh,” ucap salah seorang pemuda tersebut.
Meski saat itu Bupati sudah ada dihadapan mereka namun dua orang warga tersebut tidak ada berhadapan langsung dan menyampaikan aspirasi dengan jelas dan terinci. Mereka mengoceh sambil berputar-putar dan membuat pegawai Kecamatan dan Pemkab menjadi kerepotan. Melihat hal ini kemudian Bupati pun kembali masuk ke dalam mobil.
Sebelum dua orang tersebut menjauh, adu mulut pun sempat kembali lagi terjadi antara mereka dengan pegawai. Bahkan satu diantara mereka ada yang melepas bajunya dan menantang untuk berduel.
Terpisah, Kadis Sumber Daya Alam, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar menyebut jalan yang dikeluhkan oleh dua warga tersebut adalah jalan status milik Provinsi. Kewenangan perbaikan dan pengaspalan ada pada Pemerintah Provinsi Sumut. Dalam hal ini Pemkab juga sudah sering menyampaikan kondisi yang ada kepada Provinsi agar ada tindak lanjut.
“Jadi memang ada kerusakan jalan itu sekitar 5 Km dari Desa Durin Tinggung sampai ke Tanjung Raja. Cuma jalan STM Hulu ke Gunung Meriah ini jalan Provinsi. Kita tidak boleh anggarkan di situ (untuk perbaikan pengaspalan) karena bukan kewenangan kita,” ujar Janso Sipahutar, Rabu (4/3/2026).
Sipahutar yang juga ikut dalam rombongan Bupati juga menyayangkan kejadian tersebut. Disebut saat turun dari mobil Bupati sebenarnya sudah mendekat dengan warga tersebut. Namun bukannya aspirasi disampaikan secara langsung dengan kalimat baik-baik tapi malah mutar-mutar sambil mengoceh.(R1)



Saat ini belum ada komentar