Longsor dan Banjir di Tapteng, Akses Jalan Medan-Sibolga Akses Putus
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

Suasana terkini Sitahuis yang terkena banjir longsor, Senin (16/2/2026). (Foto: Humas Polres Tapteng)
TAPTENG (tri3news.com) – Bencana berulang kembali terjadi di wilayah Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Senin (16/2/2026).
Menurut Camat Sitahuis, Marihot Simbolon menjelaskan ada beberapa titik yang mengalami longsor mengakibatkan putusnya akses jalan Medan – Sibolga via Rampah.
Lokasi Tanah longsor dan banjir di Dusun I Sigarupu Desa Mardame jl. Rampah Poriaha saat ini tidak bisa dilewati kendaraan.
Tanah longsor di lingkungan II, Kelurahan Nauli sampai kebahu jalan dan tidak dapat dilewati kendaraan roda empat.
Air sungai lingkungan II, Kelurahan Nauli, meluap sampai ke pemukiman warga dan sudah di evakuasi di SD Lapan Lombu.
Longsor juga terjadi di belakang Kantor Camat Sitahuis mengakibatkan sungai meluap dan banjir ke pemukiman warga dan masyarakat sudah dievakuasi di SD Lapan Lombu, Kelurahan Nauli.
Dusun II Pasar bengkok Desa mardame, Dusun III Lobu nenek Desa Rampa, 1 rumah warga terkena longsor.
Kawasan SMP Arion longsor, Dusun II Mompang Desa Nagatimbul longsor mengakibat bahu jalan tertutup tidak dapat dilalui roda 4 dan roda 2 dan mengakibatkan 3 rumah terkena longsor.
“Tidak ada korban jiwa namun masyarakat telah mengevakuasi diri ke posko yang telah ditetapkan,” tulis Marihot pada Senin (16/2/2026) malam.
Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel memberikan himbauan kepada masyarakat yang berdomisili pada titik terdampak bencana, agar tetap waspada.
Kapolres meminta agar warga untuk sementara waktu menunda perjalanan ke luar kota, mewaspadai titik rawan bencana dan memantau informasi cuaca resmi.
“Keselamatan anda adalah prioritas kami. Mari bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari potensi bencana alam,” imbaunya. (R1)



Saat ini belum ada komentar