Kondisi Taput Banjir, Longsor dan Jembatan Aek Puli di Simangumban Amblas
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025
- visibility 24
- comment 0 komentar

Banjir merendam puluhan rumah warga dan areal persawahan di Desa Sitolu Bahal Kecamatan Purba Tua dan jalur jembatan Aek Puli Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban amblas. (Foto : Dok Humas Polres Taput)
TAPUT (tri3news.com) – Akibat curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara mulai Senin (24/11/2025) sampai Selasa (25/11/2025), beberapa wilayah mengalami banjir dan longsor.
Untuk kejadian banjir terjadi di wilayah Kecamatan Purba Tua, tepatnya di Desa Sitolu Bahal. Banjir merendam 60 unit rumah penduduk dan merendam puluhan areal persawahan dan kebun kakao.
Menurut keterangan dari Kepala BPBD Tapanuli Utara, Bonggas Pasaribu kepada pers, Selasa (25/11/2025) menjelaskan, banjir yang terjadi di Desa Sitolu Bahal Kecamatan Purba Tua disebabkan oleh meluapnya Sungai Sipurikpurik dan Sungai Aek Mahansan.
“Ada sekitar 60 unit rumah warga direndam banjir setinggi 50 cm. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu,” jelasnya.
Selain banjir, tanah longsor terjadi di Desa Robean Kecamatan Purba Tua. Dua unit rumah tertimpa tanah longsor.
Kapolres Taput melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada pers mengatakan, atas kejadian itu, 4 orang warga mengalami luka – luka akibat tertimpa pohon yang terbawa longsor.
“Keempat korban tersebut yakni Dahl Banjarnahor (27) mengalami luka pada bagian tangan dan kepala, Iben Parapat (15) mengalami luka pada bagian tangan dan punggung, Liora Parapat (5) mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan punggung, Lenora Parapat (5) mengalami luka pada bagian kepala dan punggung,” terangnya.
Keempat korban langsung dibawa di Puskesmas Janjiangkola Kecamatan Purba Tua dan saat ini masih dalam perawatan.
Selain itu, kejadian tanah longsor terjadi di Desa Robean 2 titik dan pohon tumbang 2 titik mengakibatkan akses jalan tertutup. Sampai saat ini kondisi di Taput masih hujan deras.
“Selain di Kecamatan Purba Tua, tanah longsor juga terjadi Jalinsum Tarutung – Sibolga yang berlokasi di Dusun Parsikkaman Desa Pagaran Lambung I di Kecamatan Adiankoting,” jelasnya.
Lebih lanjut Kasi Humas mengatakan, kejadian longsor juga terjadi di Desa Sitolu Ompu Kecamatan Pahae Jae dan banjir di Desa Suka Maju Kecamatan Pahae Jae. Areal persawahan dan rumah warga juga terendam banjir.
“Dampak hujan deras juga merusak satu jalur jembatan Aek Puli yang berlokasi Jalinsum Pahae – Sipirok, tepatnya berada di Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban. Arus lalu lintas saat ini dalam keadaan normal melalui jalur jembatan disebelahnya,” terangnya.
Kasi Humas mengimbau, kepada masyarakat agar selalu waspada dan bagi masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai dan tebing untuk mengungsi dan mengantisipasi terjadinya luapan air yang lebih tinggi dan tanah longsor susulan. (R1)


Saat ini belum ada komentar