Jalinsum Sosopan – Sibuhuan Longsor ke Jurang, Pemudik Diminta Ekstra Waspada
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar

Kondisi Jalinsum Sosopan – Sibuhuan di Desa Uluaer, jalan longsor ke jurang, petugas BPBD dan Dinas PUTR Palas memperlebar badan jalan yang amblas ke jurang menggunakan scop dan mengorek tebing agar kendaraan bisa melintas. Rabu (25/03/26). (Foto/Dok/Ist)
PALAS (tri3news.com) – Jalinsum Sosopan – Sibuhuan di Desa Uluaer, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), berubah menjadi jalur berbahaya setelah lebih dari setengah badan jalan longsor ke jurang, Rabu (25/03/2026). Tebing yang tergerus dan badan jalan yang amblas menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi kendaraan roda dua yang harus menyeimbangkan kecepatan agar tidak tergelincir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Palas, Adi Sandra Siregar, SSTP, bersama Plt Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Palas meninjau lokasi kritis ini. Dari pantauan di lapangan, ditemukan satu titik sangat rawan dan lebih dari sepuluh titik lain yang memprihatinkan.
Meskipun jalinsum ini berada di bawah kewenangan UPTD PUPR Gunung Tua, Provinsi Sumatera Utara, BPBD dan Dinas PUTR Palas langsung mengambil langkah darurat. Mereka melakukan perbaikan sementara, memperlebar badan jalan menggunakan scop, sekaligus mengorek tebing yang longsor ke jurang agar kendaraan tetap bisa melintas.
“Kami menghimbau masyarakat dan pemudik lebih berhati-hati saat melintas jalinsum Sosopan – Sibuhuan, khususnya di Desa Uluaer. Beberapa titik masih sangat rawan longsor, dan sebagian jalan sudah amblas ke jurang,” ujar Adi Sandra Siregar.
Ia menambahkan, perbaikan permanen masih menunggu alat berat jenis bekho dan koordinasi dengan instansi yang berwenang, termasuk UPTD PUPR Gunung Tua. Langkah cepat memperlebar jalan diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi pemudik hingga perbaikan menyeluruh selesai.
Pantauan di lokasi memperlihatkan tebing longsor yang curam dan badan jalan yang tergerus, menuntut kewaspadaan ekstra bagi pengendara. Roda dua maupun empat harus melintas dengan pelan dan hati-hati, terutama di titik-titik yang paling rawan. (R1)



Saat ini belum ada komentar