Hari Guru, Bobby Berikan Kado Istimewa untuk Sekolah di Pulau Terluar Sumut
- calendar_month Rab, 26 Nov 2025
- visibility 11
- comment 0 komentar

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Wagub Surya dan Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga saat Dialog Interaktif secara daring bersama Kepsek SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan Velisia Laia pada perayaan puncak Hari Guru Nasional 2025 di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (25/11/2025). (Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan dialog interaktif pada perayaan Hari Guru Nasional 2025 yang digelar secara daring, Selasa (25/11/2025).
Pulau Simuk dikenal sebagai salah satu pulau terluar dan paling terpencil di Sumut. Dalam dialog tersebut, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Valesia Laia mengungkapkan kondisi bangunan sekolah yang memerlukan perbaikan.
Ia menyampaikan bahwa beberapa bagian sekolah mengalami kerusakan, termasuk atap bocor sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Kondisinya begini Pak, bangunannya kurang baik, atap bocor,” kata Velesia.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa gaji guru sering terlambat diterima karena tidak adanya bank atau ATM di Pulau Simuk. Gaji masih dibawa secara tunai dari pulau lain, sehingga harus bergantung pada kondisi cuaca.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Bobby Nasution langsung memberi solusi. Ia memastikan bahwa SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk akan diperbaiki pada tahun 2026. “Untuk sekolahnya, Ibu Kepsek, 2026 nanti keinginan kita SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk tak ada bolong-bolong lagi. Ini tahun depan kita perbaiki ya,” ujar Bobby di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.
Bobby juga menegaskan bahwa gaji guru akan ditambah melalui tunjangan daerah terpencil (Dacil).
“Ini nanti untuk guru-gurunya di SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, akan ditambah melalui tunjangan Dacil untuk ibu kepala sekolah dan guru-gurunya,” katanya, disambut sorak gembira para guru yang hadir.
Terkait masalah pencairan gaji, Bobby meminta Bank Sumut untuk membangun fasilitas perbankan di Pulau Simuk agar para guru tidak lagi bergantung pada cuaca untuk menerima hak mereka. Paling tidak ada ATM yang bisa menarik uang tunai.
“Tak ada bank? Berarti Bank Sumut suruh bangun. Ini harus dibangun. Jangan sampai gajian gurunya harus nunggu cuaca. Kalau hujan masak tak gajian,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumut Surya juga menyapa para guru dan murid yang berada di Pulau Simuk. Ia memberi semangat kepada guru-guru agar tetap berdedikasi dalam mengajar.
“Saya pernah jadi guru juga, jadi kepada ibu dan guru-guru supaya tetap semangat memberikan ilmu kepada anak muridnya,” kata Surya.
Ia kemudian berpesan kepada para murid agar selalu menghormati guru meskipun telah menyelesaikan pendidikan.
“Nanti pada waktunya kalian tamat sekolah, begitu meninggalkan sekolah, jangan pernah mengatakan ini mantan guru saya, ini tetap guru saya, karena ilmu yang didapat berasal dari guru,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, serta sejumlah OPD Pemprov Sumut. (R1)


Saat ini belum ada komentar