Hadang Eksekusi, Ratusan Warga Kembali Blokir Jalan Utama Tanah Garapan Desa Helvetia
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar

Warga memblokir jalan utama keluar masuk menuju areal tanah garapan di Pasar 4 Labuhan Deli dengan menumpuk dan membakar ban bekas, menolak upaya pengosongan lahan yang audah puluhan tahun mereka tempat, Selasa (18/11/2025).(Foto:Dok/Ist)
MEDAN (tri3news.com) – Ratusan warga yang telah puluhan tahun bertempat tinggal di lahan atau tanah garapan, berlokasi di Pasar 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, kembali memblokir jalan utama keluar masuk areal tersebut, Selasa (18/11/2025).
Pemblokiran tersebut dilakukan massa terkait adanya rencana pihak instansi terkait untuk melaksanakan pengosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar, yang telah puluhan tahun ditempati warga, dengan menumpuk puluhan serta membakar sejumlah ban bekas, dan membentangkan kawan berduri, sebagai upaya untuk menghadang pihak yang akan melakukan eksekusi memasuki lahan.
Ketua Himpunan Penggarap Pengusahaan Lahan Kosong Negara (HPPLKN) Labuhan Deli, Unggul Tampubolon mengatakan, aksi pemblokiran jalan utama maupun jalan alternatif lainnya, mereka lakukan untuk menghempang/ menolak masuknya pihak instansi terkait yang dikabarkan akan melaksanakan eksekusi pengosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar untuk kepentingan pihak tertentu
Menurut ketua HPPLKN Labuhan Deli, saat di lokasi tanah garapan tersebut, sudah banyak dibangun rumah dan tempat ibadah, dengan jumlah penduduk kurang lebih sebanyak lima ribu orang.
Namun hingga Selasa siang pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam maupun aparat keamanan belum terlihat berada di sekitar lahan yang akan dieksekusi, tetapi ratusan warga tetapi masih bertahan melakukan pemblokiran.(R1)



Saat ini belum ada komentar