Dua Rumah Petani Hangus di Pahae Julu Taput, Diduga Akibat Korsleting Listrik
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 26
- comment 0 komentar

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Pahae dan Pos Damkar Tarutung berjibaku memadamkan api yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Lobu Pining, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput, Kamis (12/3/2026) dini hari. (Foto Dok/Satpol PP)
TAPUT (tri3news.com) – Dua unit rumah milik warga hangus terbakar di Desa Lobu Pining, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), pada Kamis (12/3/2026) dini hari. Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga terlelap tidur itu diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Taput, Mutiha Simaremare mengatakan, laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 02.44 WIB. Petugas langsung dikerahkan dan tiba di lokasi untuk memulai penanganan pada pukul 03.00 WIB.
“Pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam. Situasi dinyatakan aman dan terkendali pada pukul 05.00 WIB,” kata Mutiha saat dihubungi, Kamis.
Dua unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengatasi si jago merah, yakni dari Pos Damkar Pahae dan Pos Damkar Tarutung. Petugas bekerja keras melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi kejadian.
Berkat respons cepat tim di lapangan, satu unit rumah lainnya yang berada di sekitar titik kebakaran berhasil diselamatkan dan tidak ikut terbakar.
Dua rumah yang ludes dilalap api diketahui milik Linda Simorangkir (60) dan Netty Hutagalung (67). Keduanya merupakan warga Desa Lobu Pining yang berprofesi sebagai petani.
Mutiha memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting instalasi listrik.
Merespons kejadian ini, pihaknya mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Mutiha (R1)



Saat ini belum ada komentar