Diduga Cabuli Santriwati, Pengasuh Pondok Tahfidz di Sei Mencirim Diserahkan ke Polisi
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar

Pengasuh Pondok Tahfidz di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang inisial AM diamankan warga karena diduga mencabuli santriwati berinisial N, Minggu (4/1/2026).(Foto Dok/Warga)
MEDAN (tri3news.com) – Pengasuh Pondok Tahfidz di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang inisial AM diserahkan warga ke polisi karena diduga mencabuli santriwati berinisial N, Minggu (4/1/2026) malam.
Massa yang sangat emosi itu juga langsung merubuhkan Pondok Tahfidz tersebut hingga rata dengan tanah.
Salah seorang warga sekitar, Hendro Senin (5/1/2026) mengatakan terungkapnya perbuatan AM berawal saat N mengeluh ke orang tuanya agar tidak kembali ke pondok pasca libur. Permintaan itu langsung dicurigai oleh pihak keluarga hingga remaja perempuan yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA itu berterus terang.
“Saat libur tak mau kembi ke pondok. Kemudian mengaku ke keluarga jika pernah ditiduri oleh AM,” katanya.
Lanjut Hendro, mendengar pengakuan dari N, pihak keluarga kemudian mendatangi pondok tersebut. Saat itu ketegangan terjadi hingga akhirnya wali dari santriwati yang lainnya mengaku jika anak-anak mereka juga pernah dilecehkan oleh AM.
“Para wali itu ada group WhatsApp, disitulah semua ketahuan jika anaknya pernah dipegang-pegang. Kalau ditidurin hanya N dan sudah beberapa kali pengakuannya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, warga yang mendengar itu langsung emosi dan berupaya menghakimi AM. Namun saat itu personel Polsek Sunggal datang ke lokasi dan mengamankan AM dari kepungan warga.
“Polsek Sunggal yang mengamankan AM tadi malam. N bersama orang tuanya sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan,” pungkasnya.
Terpisah, Kanit UPPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga saat dikonfirmasi lewat WhatsApp belum memberikan jawaban.(R1)



Saat ini belum ada komentar