Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Demo Nepal Chaos, 13.500 Napi Kabur-Negara Dikuasai

Demo Nepal Chaos, 13.500 Napi Kabur-Negara Dikuasai

  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

Tentara Nepal berpatroli di dekat Mahkamah Agung selama jam malam menyusul protes terhadap pembunuhan 19 orang pada hari Senin setelah protes antikorupsi dipicu oleh larangan media sosial, di Kathmandu, Nepal, Rabu (10/9/ 2025). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

NEPAL (tri3news.com) – Demonstrasi berujung kekerasan masih terjadi di Nepal. Sejak Senin, negara itu mengalami kerusuhan terburuk dalam dua dekade, di mana perdana menteri (PM) berhasil digulingkan dan gedung-gedung parlemen hingga rumah pejabat dibakar.

Dalam update Rabu malam, dikutip dari AFP Kamis (11/9/2025), situasi negeri itu masih mencekam. Dilaporkan 13.500 narapidana kabur dari penjara Nepal di tengah protes dan kekacauan yang melanda.

Tiga polisi tewas kemarin dan lebih dari 13.500 narapidana kabur dari penjara di seluruh negeri,” kata juru bicara Kepolisian Nepal Binod Ghimire.

Di sisi lain, tentara dilaporkan mengambil kendali atas ibu kota Kathmandu setelah berunding dengan para pemimpin demo. Tentara berpatroli di jalan-jalan ibu kota untuk mengakhiri protes mematikan.

Kendaraan pengangkut personel lapis baja dilaporkan wara-wiri melewati bangkai kendaraan dan bangunan yang terbakar di jalanan yang sebagian besar sepi. Sementara para petugas mengeluarkan perintah melalui pengeras suara yang menyerukan ketenangan di tengah kekosongan politik.

Panglima Angkatan Darat Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, juga mengadakan konsultasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Ia pun dilaporkan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Gen Z, yang menjadi motor dari pergerakan tersebut.

“Para ahli perlu bersatu untuk mencari jalan ke depan,” kata mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) yang dianggap laik sebagai calon pemimpin sementara Nepal, Shushila Karki (73).

Sebelumnya demonstrasi dimulai awal pekan ini di ibu kota menentang larangan pemerintah terhadap media sosial dan korupsi. Ini didorong oleh para pengunjuk rasa muda yang marah yang menyebut diri mereka sebagai gerakan “Gen Z”.

Namun, kemarahan mereka meningkat menjadi luapan amarah di seluruh negeri dengan gedung-gedung pemerintah dibakar. Ini setelah setidaknya 19 orang tewas dalam tindakan keras yang mematikan.

Selasa, geng-geng tiba-tiba menyerang dan membakar rumah KP Sharma Oli yang menjabat sebagai PM saat ini. Pria berusia 73 tahun yang telah menjabat empat kali dan pemimpin Partai Komunis.

Ia kemudian mengundurkan diri untuk memungkinkan “langkah-langkah menuju solusi politik”. Keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Hingga Rabu total 22 orang tewas. Termasuk seorang istri mantan PM yang rumahnya dibakar warga.

Kekacauan yang tiba-tiba ini mengejutkan banyak orang. Militer Nepal memperingatkan terhadap kegiatan yang dapat menjerumuskan negara ke dalam kerusuhan dan ketidakstabilan.

“Ini adalah akibat dari perbuatan buruk para pemimpin kita,” kata pensiunan polisi Dev Kumar Khatiwada, 60 tahun.

“Namun vandalisme bukanlah jalan keluar yang tepat dari masalah ini,” ujarnya lagi mengutuk perusakan yang tidak terkendali yang mengakibatkan pembakaran gedung-gedung besar.

International Crisis Group menyebutnya sebagai “titik balik utama dalam pengalaman sulit negara ini dengan pemerintahan demokratis”. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres telah mendesak “pengekangan diri untuk menghindari eskalasi kekerasan lebih lanjut”.

“Para pengunjuk rasa, para pemimpin yang dipercaya oleh mereka dan tentara, harus bersatu untuk membuka jalan bagi pemerintahan sementara,” kata pengacara konstitusi Dipendra Jha kepada AFP.

“Pengaturan transisi sekarang perlu segera disusun dan melibatkan tokoh-tokoh yang masih memiliki kredibilitas di mata masyarakat Nepal, terutama kaum muda di negara ini,” kata Analis Crisis Group, Ashish Pradhan.

Menurut Bank Dunia, lebih dari seperlima penduduk berusia 15-24 tahun menganggur di Nepal, dengan PDB per kapita hanya US$1.447 (sekitar Rp 23,8 juta)

Diketahui Jumat, beberapa situs media sosial, termasuk Facebook, YouTube, dan X, diblokir setelah pemerintah memutus akses ke 26 platform yang tidak terdaftar, sebelum akhirnya dipulihkan. Di sisi lain, video yang membandingkan perjuangan rakyat Nepal dengan anak-anak politisi yang memamerkan barang-barang mewah (flexing) dan liburan mahal telah viral di TikTok, dan membuat banyak warga sakit hati. (R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Narkotika di Penginapan Merpati Berastagi

    Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Narkotika di Penginapan Merpati Berastagi

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KARO (tri3news.com) – Satreskrim Polres Tanah Karo berhasil mengamankan dua pria terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Rabu (26/11/2025) malam di Penginapan Merpati, Jalan Trimurti, Kelurahan Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Dua tersangka berinisial NA (27), yang diketahui merupakan residivis, serta DS (22), keduanya warga Kelurahan Gundaling I, Berastagi, diamankan saat personel […]

  • Wagubsu dan Bupati Karo Panen Raya Padi Sawah di Paya Lahlah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Wagubsu dan Bupati Karo Panen Raya Padi Sawah di Paya Lahlah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Sumut, H Surya bersama Menteri Pertanian diwakili Pj.Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Ir Haris Syapudin dan Bupati Karo Antonius Ginting dan Forkopimda melakukan Panen Raya secara simbolis di areal Paya Lah Lah Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa (20/1/2026). (Foto dok/Ropo) KARO (tri3news.com) – Wakil Gubernur Sumut, H […]

  • Empat Ibu Rumah Tangga Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

    Empat Ibu Rumah Tangga Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle online tri3news
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Empat IRT terduga Pengedar narkoba beserta barang bukti ekstasi saat diamankan di Mapolres Binjai, Jumat (30/01/2026).(Dok : Humas Polres Binjai). BINJAI (tri3news.com) – Satuan reserse narkoba Polres Binjai berhasil bongkar jaringan narkoba terhadap ibu rumah tangga (IRT) di Jalan Bahagia, Desa Tandem Hilir 1 Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli serdang, Jumat (23/01/2026). Penangkapan bermula saat […]

  • Luncurkan Layanan Peralihan Hak Atas Tanah secara Elektronik, Bobby Nasution Tekankan Peran Kementerian ATR/BPN Krusial Jaga Stabilitas Keamanan

    Luncurkan Layanan Peralihan Hak Atas Tanah secara Elektronik, Bobby Nasution Tekankan Peran Kementerian ATR/BPN Krusial Jaga Stabilitas Keamanan

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 129
    • 0Komentar

    FOTO BERSAMA: Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sumut Sri Pranoto, Staf Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Teknologi dan Informasi Dwi Budi Martono foto bersama usai meluncurkan Layanan Peralihan HAT secara Elektronik di Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (4/8/2025). (Foto: Diskominfo Sumut) MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan […]

  • Pegunungan Aek Sipilit di Tapteng Longsor, 50 Jiwa Terpaksa Mengungsi

    Pegunungan Aek Sipilit di Tapteng Longsor, 50 Jiwa Terpaksa Mengungsi

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kondisi di lokasi Aek Pegunungan Sipilit, Kecamatan Tukka, Tapteng, Minggu (23/11/2025). (Foto: dok. Diskominfo Tapteng) TAPTENG (tri3news.com) – Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sepekan terakhir. Cuaca ekstrem menyebabkan tanah pengunungan Aek Sipilit longsor. Hal itu mengakibatkan sebanyak delapan Kepala Keluarga (KK) dengan 50 jiwa di Lingkungan 4, Kelurahan […]

  • Gubernur Bobby Nasution Tampung Aspirasi Serikat Pekerja

    Gubernur Bobby Nasution Tampung Aspirasi Serikat Pekerja

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menerima aspirasi dari sejumlah serikat pekerja di Sumut, membahas kesejahteraan para pekerja. Pertemuan itu membahas tentang kenaikan upah, rumah layak huni, pasar murah, keselamatan kerja, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penerapan outsourcing di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (28/8/2025). Sejumlah serikat pekerja yang […]

expand_less