Bupati Karo Buka Pelatihan Pengendalian Lalat Buah dan Peningkatan Produksi Jeruk
- calendar_month Jum, 5 Des 2025
- visibility 41
- comment 0 komentar

Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan sambutan pada pelatihan pengendalian lalat buah pada tanaman jeruk serta sosialisasi peningkatan produksi pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh, pada Kamis, (4/12/2025)( Foto dok/ Diskominfo Karo).
KARO (tri3news.com) – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian mengadakan pelatihan pengendalian lalat buah pada tanaman jeruk serta sosialisasi peningkatan produksi pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh, pada Kamis, (4/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting Sp OG MKes didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Forkopimcam, Plt Kepala Dinas Pertanian, para camat, kepala desa, POPT, perwakilan Universitas Quality Medan, serta masyarakat Desa Polatebu dan Desa Kuta Pengkih.
Bupati Karo menyampaikan bahwa jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Karo yang harus dikembalikan kejayaannya. Beliau berharap produksi jeruk mampu meningkat dari rata-rata 150 kg per batang menjadi 200–300 kg per batang, sehingga dapat mendukung program hilirisasi jeruk Karo dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani. Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong dukungan dari Kementerian Pertanian agar Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dalam pengembangan komoditas jeruk.
Sebagai narasumber utama, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan SP memaparkan teknik pencegahan lalat buah, penanganan penyakit batang, serta strategi menekan biaya produksi. Beliau menekankan pentingnya konsep 5 Tepat Pemupukan, yaitu tepat sasaran, tepat pupuk, tepat waktu, tepat takaran, dan tepat cara, sebagai langkah efektif meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya perawatan tanaman.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap petani semakin memahami metode pengendalian hama yang benar serta mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas dan produktivitas jeruk Karo dapat terus meningkat dan kembali menjadi komoditas unggulan yang membanggakan daerah, pungkasnya. (R3)



Saat ini belum ada komentar