Rela Antri BBM, Pengendara dan Jerigen Punya Asa
- calendar_month Jum, 5 Des 2025
- visibility 665
- comment 0 komentar

Laporan : Jurnalis tri3news.com / Denhas Maha
Sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) pasca bencana alam di Sumatera dan Aceh menyebabkan terjadinya antrian dan kemacetan panjang di setiap titik lokasi SPBU di Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Karo. Salah satunya kecamatan Laubaleng dan Mardinding yang hanya mempunyai satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Buluh Pancur Kecamatan Lau Baleng, Karo.
Keterbatasan akses dan letak geografis di Kecamatan Laubaleng dan Mardinding di Kabupaten Karo, menjadi dilema, karena berbagai pertimbangan dalam pengisian bahan bakar minyak menggunakan jerigen. Pada hal, pengisian BBM menggunakan jerigen dimaksud disalurkan bagi penjual minyak ketengan di pelosok- pelosok desa.
Beberapa hari ini, diantara petugas SPBU dengan pengendara yang larut dalam antrian hingga berjam-jam mendapat kecaman keras bagi pengguna jerigen.
Pada hal, akibat dari ketiadaan penyaluran minyak ke desa-desa di kecamatan Laubaleng – Mardinding, antrian dan kemacetan panjang terjadi setiap harinya di sekitar lokasi SPBU.
Masyarakat menumpuk dan berbondong-bondong di lokasi SPBU bahkan hingga sampai menginap untuk mendapatkan BBM yang dijatah 5 liter untuk kendaraan roda dua, dan 20 liter untuk kendaraan roda empat dari dua kecamatan yang ada.
Terpantau, ratusan kendaraan roda dua dan empat dari kecamatan Laubaleng dan Mardinding melakukan pengisian Kamis malam hingga Jumat pagi (05/11/2025)
Akhirnya, petugas SPBU melakukan pengisian kepada pengguna jerigen dan agen penyalur di desa-desa kecamatan Laubaleng dan Mardinding, setelah melakukan pengisian kepada kendaraan bermotor roda dua dan empat.
Tampak juga di beberapa titik di desa-desa sudah terjadi pengisian bahan bakar minyak ketengan yang di harapkan dapat mengurai antrian dan kemacetan panjang kedepan walau belum normal seperti hari-hari biasanya.
“Keterbatasan pembelian bahan bakar minyak menggunakan jerigen karena situasi saat ini untuk di dibawa ke desa-desa di dua kecamatan, merupakan salah satu penyebab antrian dan kemacetan panjang setiap harinya” ucap Niko Ginting, warga Mardinding salah satu pengguna jerigen yang di temui di lokasi SPBU.
”Kita juga berharap kepada masyarakat, agar kita bersama-sama bapak petugas kepolisian, Satpol PP dan lainnya menjaga ketertiban dan keamanan di lokasi SPBU sehingga kebutuhan bahan bakar di dua kecamatan kita dapat terpenuhi dan lancar seperti hari-hari sebelumnya” tambahnya lagi.



Saat ini belum ada komentar