Korban Meninggal Bencana Longsor di Taput Bertambah Jadi 15 orang
- calendar_month Sab, 29 Nov 2025
- visibility 11
- comment 0 komentar

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Taput dan Basarnas melakukan evakuasi korban yang tertimpa tanah longsor di Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting. (Foto Dok /Humas Polres Taput).
TAPANULI UTARA (tri3news.com) – Korban meninggal dunia pada bencana tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) pada Jumat (28/11/2025) sore sekira pukul 18.20 WIB bertambah menjadi 15 orang.
Kapolres Taput melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media menyebut, korban yang ditemukan meninggal dunia pada peristiwa bencana alam tanah longsor di Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting dan Desa Simarsalaon dan Desa Hutatua Kecamatan Parmonangan sudah bertambah menjadi 15 orang.
“Data yang kita terima dari tim di lapangan sampai pukul 18.20 WIB pada Jumat (28/11/2025), jumlah korban yang sudah ditemukan pada saat evakuasi sudah mencapai 11 orang. Sementara untuk korban yang hilang bertambah menjadi 36 orang,”jelasnya.
Kasi Humas mengungkapkan, sampai malam ini, tim dari TNI, Polri, BPBD Taput dan Basarnas masih terus dalam pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting dan Desa Simarsalaon serta Desa Hutatua Kecamatan Adiankoting.
Secara rinci dikatakan, sebelas korban yang ditemukan tersebut yakni, 9 korban meninggal dari bencana longsor di Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting dan 4 korban meninggal dunia dari Desa Simarsalaon Kecamatan Parmonangan.
Sementara jumlah evakuasi korban bencana longsor di Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting sudah ditemukan 11 korban yang meninggal. Dan korban meninggal yang berhasil dievakuasi dari Kecamatan Parmonangan sebanyak 4 orang.
“Berikut data 11 korban yang meninggal dunia di Kecamatan Adiankoting yakni, Bangun Sitompul (45), Rey Bastian Sitompul (1), Aksel Hutagalung (6 bulan), Cantika Sitompul (11), Nurmaida Hutagalung (64), Tasya sitompul (8), Ucok Sitompul (4 bulan), Jeslin Sitompul (2), dan Nurmala Hutagalung (63), Tiomina Simamora (54), Jones Sitompul ( 32 ) warga Desa Sibalanga kecamatan Adiankoting , ” paparnya.
Sementara nama korban meninggal di Kecamatan Parmonangan yakni, merupakan warga Santiur Boru Marbun, Reza Manalu, Farida dan Gideon Manalu.
“Tim evakuasi masih terus berupaya di lapangan untuk mencari dan menemukan para korban hilang. Data korban hilang kemungkinan akan bertambah lagi. Karena saat ini tim masih terus melakukan pendataan di lapangan Untuk saat ini, data sementara masih 36 orang hilang,”ungkapnya.(R2)


Saat ini belum ada komentar