JAKARTA (tri3news.com) – Partai Arab Joint List resmi merekomendasikan pemimpin oposisi Israel Gadi Eisenkot sebagai calon perdana menteri Israel berikutnya.
Rekomendasi tersebut disampaikan kepada Presiden Israel Isaac Herzog dalam konsultasi di Kediaman Presiden Israel pada Kamis (5/11/2026). Dukungan Joint List membuat Eisenkot memperoleh rekomendasi dari 67 anggota parlemen Knesset.
Joint List Ingin Cegah Netanyahu Berkuasa Lagi
Delegasi Joint List dipimpin Ketua Yousef Jabareen dan dihadiri Ahmad Tibi, Bakr Awawdeh, Ofer Cassif, serta Maha Sabah Karkabi. Partai tersebut menyatakan dukungan kepada Eisenkot bertujuan mencegah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya kembali berkuasa.
Meski mendukung Eisenkot, Joint List mengatakan kubu oposisi belum menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi kebijakan Netanyahu dan melawan hasutan terhadap warga Arab.
Partai Arab Soroti Kekerasan dan Perumahan
Dalam konsultasi tersebut, Tibi menyatakan Joint List bersedia mendukung pemerintahan alternatif dari luar koalisi. Ia juga menyoroti partisipasi warga Arab dalam pemilu meski menghadapi hasutan dan rasisme.
Anggota delegasi lain mengangkat persoalan kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat, kekerasan di tengah masyarakat Arab, serta krisis perumahan.
Eisenkot Unggul dalam Rekomendasi
Dengan tambahan 11 rekomendasi dari Joint List, Eisenkot kini mengantongi dukungan 67 anggota parlemen, lebih banyak dibandingkan Netanyahu yang memperoleh rekomendasi dari 46 anggota parlemen.
Sebelumnya, partai Arab Ra’am yang memiliki delapan kursi di Knesset juga menyatakan dukungan kepada Eisenkot. (CNN)



