Banjir di Deliserdang, 1 Meninggal dan 1 Jembatan Rusak, Dua Puluh Ribuan Rumah Terdampak
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- visibility 78
- comment 0 komentar

Rumah dan mobil warga tergenang banjir di Perumahan Puri Indah, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kamis (27/11/2025).(Foto Dok/FKDM)
LUBUKPAKAM (tri3news.com) -.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang merilis dampak banjir yang terjadi akibat hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir. Seorang meninggal dunia dan satu unit jembatan rusak serta dua puluh ribuan rumah warga terdampak banjir.
“Sesuai data 27 November 2025 pukul 15.17 WIB laporan kita seorang meninggal dunia warga Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal. Hilang tidak ada. Satu unit jembatan gantung rusak di Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit. Ada dua kantor desa, dua sekolah dan puskesmas terdampak. Kemudian total 20.336 rumah masyarakat kita terdampak akibat banjir dari curah hujan beberapa hari ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Deliserdang, Mukti Ali dengan data yang diberikan kepada pers, Kamis (27/11/2025).
Dijelaskan, yang paling parah banjir terjadi di Kecamatan Sunggal. Total 16 Desa di Kecamatan tersebut terjadi banjir. Dengan jumlah rumah warga terdampak 13.351 unit lebih dengan seorang meninggal.
Kemudian, kecamatan yang ikut terdampak banjir yaitu di Tanjungmorawa. Selanjutnya di Kecamatan Delitua ada 3 desa terdampak. Lalu Kecamatan Hamparanperak 3 desa, Bangunpurba 3 desa, Percut Seituan 2 desa, Sibolangit 1 desa dan terdampak banjir juga di Kecamatan Patumbak.
Menyikapi musibah banjir akibat curah hujan, semua aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang langsung bergerak cepat melakukan penanganan banjir dan longsor yang terjadi.
Penanganan yang dilakukan antara lain, dengan mendirikan posko kesehatan, dapur umum, di titik-titik banjir, penurunan perahu karet untuk melakukan pemantauan dan evakuasi, penyaluran bantuan makanan dan lainnya.
“Bupati, Bapak Asri Ludin Tambunan langsung memerintahkan semua aparat pemerintahan untuk turun tangan, membantu masyarakat dalam menghadapi bencana banjir dan longsor yang terjadi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang, Anwar Sadat Siregar.
Plt Kadis Kominfostan merinci, sejumlah peralatan yang diturunkan untuk penanganan banjir, antara lain satu unit perahu karet, satu unit tenda pleton dan satu tenda keluarga digunakan di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak; satu unit perahu fiber, satu perahu LCR dan satu paket mesin digunakan di Desa Paya Geli, Sunggal; satu unit perahu fiber, satu unit perahu rafting, dan satu paket mesin digunakan di wilayah Flamboyan.
Selanjutnya, dua unit mesin senso digunakan di Desa Tanjung Morawa B, Limau Manis, dan Butu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa.
Satu mesin potong digunakan di Desa Sekip, Lubuk Pakam; satu unit perahu rafting digunakan di Desa Sampali, Percut Sei Tuan; satu tenda pleton digunakan di Desa Paya Geli, Sunggal, dan satu unit perahu rafting dan dua tenda keluarga digunakan di Kecamatan Hamparan Perak.
“Bagi masyarakat terdampak banjir yang membutuhkan bantuan, memberitahukan informasi, atau lainnya bisa menghubungi call center Delta 112 bebas pulsa, dan hotline di nomor 0823-7414-1678,” imbau Plt Kadis Kominfostan.
“Benar ada satu korban meninggal dunia di Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal. Selain banjir, longsor juga terjadi di Desa Bandar Baru, Sibolangit, yang menyebabkan satu jembatan gantung rusak,” jelas Plt Kadis Kominfostan.
WABUP TINJAU LOKASI BANJIR
Di sisi lain, Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Puri Indah, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak.
Dalam tinjauan tersebut, Wabup juga turut menyerahkan bantuan, baik medis maupun makanan kepada warga terdampak.
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati, berharap kita sama-sama berdoa agar bencana ini bisa segera selesai. Dalam penanganan yang dilakukan, juga sudah berkomunikasi dengan TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) dan para pengusaha untuk sama sama membantu menangani bencana yang terjadi,” tutup Plt Kadis Kominfostan.(R1)


Saat ini belum ada komentar