Pemprov Sumut Terus Salurkan Beras SPHP dan Datangkan Cabai Merah untuk Tekan Inflasi
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025
- visibility 61
- comment 0 komentar

Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Hutagalung memberikan keterangan pada acara konperensi pers, Rabu (5/11/2025) di kantor Gubernur Sumut, Medan. (Foto: Dok/Ist)
MEDAN (tri3news.com) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan laju inflasi di daerah ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.
Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Poppy Hutagalung mengatakan hingga November 2025, jumlah beras SPHP yang telah disalurkan mencapai 32.782,211 ton. Penyaluran ini, kata Poppy, merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Penyaluran beras SPHP akan terus dilakukan hingga inflasi benar-benar turun di Sumatera Utara,” ujar Poppy Hutagalung dalam konferensi pers, Selasa (5/11/2025) di kantor Gubernur Sumut.
Selain beras, Pemprov Sumut juga terus melakukan intervensi harga komoditas strategis lainnya, termasuk cabai merah yang kerap menjadi penyumbang inflasi utama di daerah ini. Upaya tersebut dilakukan dengan mendatangkan pasokan cabai merah dari berbagai daerah penghasil ke Sumut.
Menurut Poppy, langkah ini terbukti efektif menekan harga di pasaran. “Harga cabai merah saat ini sudah berada di bawah Rp 50 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga pangan menjelang akhir tahun. Langkah-langkah pengendalian inflasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah serta meringankan beban masyarakat. (R1)



Saat ini belum ada komentar