Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Demo Nepal Chaos, 13.500 Napi Kabur-Negara Dikuasai

Demo Nepal Chaos, 13.500 Napi Kabur-Negara Dikuasai

  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Tentara Nepal berpatroli di dekat Mahkamah Agung selama jam malam menyusul protes terhadap pembunuhan 19 orang pada hari Senin setelah protes antikorupsi dipicu oleh larangan media sosial, di Kathmandu, Nepal, Rabu (10/9/ 2025). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

NEPAL (tri3news.com) – Demonstrasi berujung kekerasan masih terjadi di Nepal. Sejak Senin, negara itu mengalami kerusuhan terburuk dalam dua dekade, di mana perdana menteri (PM) berhasil digulingkan dan gedung-gedung parlemen hingga rumah pejabat dibakar.

Dalam update Rabu malam, dikutip dari AFP Kamis (11/9/2025), situasi negeri itu masih mencekam. Dilaporkan 13.500 narapidana kabur dari penjara Nepal di tengah protes dan kekacauan yang melanda.

Tiga polisi tewas kemarin dan lebih dari 13.500 narapidana kabur dari penjara di seluruh negeri,” kata juru bicara Kepolisian Nepal Binod Ghimire.

Di sisi lain, tentara dilaporkan mengambil kendali atas ibu kota Kathmandu setelah berunding dengan para pemimpin demo. Tentara berpatroli di jalan-jalan ibu kota untuk mengakhiri protes mematikan.

Kendaraan pengangkut personel lapis baja dilaporkan wara-wiri melewati bangkai kendaraan dan bangunan yang terbakar di jalanan yang sebagian besar sepi. Sementara para petugas mengeluarkan perintah melalui pengeras suara yang menyerukan ketenangan di tengah kekosongan politik.

Panglima Angkatan Darat Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, juga mengadakan konsultasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Ia pun dilaporkan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Gen Z, yang menjadi motor dari pergerakan tersebut.

“Para ahli perlu bersatu untuk mencari jalan ke depan,” kata mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) yang dianggap laik sebagai calon pemimpin sementara Nepal, Shushila Karki (73).

Sebelumnya demonstrasi dimulai awal pekan ini di ibu kota menentang larangan pemerintah terhadap media sosial dan korupsi. Ini didorong oleh para pengunjuk rasa muda yang marah yang menyebut diri mereka sebagai gerakan “Gen Z”.

Namun, kemarahan mereka meningkat menjadi luapan amarah di seluruh negeri dengan gedung-gedung pemerintah dibakar. Ini setelah setidaknya 19 orang tewas dalam tindakan keras yang mematikan.

Selasa, geng-geng tiba-tiba menyerang dan membakar rumah KP Sharma Oli yang menjabat sebagai PM saat ini. Pria berusia 73 tahun yang telah menjabat empat kali dan pemimpin Partai Komunis.

Ia kemudian mengundurkan diri untuk memungkinkan “langkah-langkah menuju solusi politik”. Keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Hingga Rabu total 22 orang tewas. Termasuk seorang istri mantan PM yang rumahnya dibakar warga.

Kekacauan yang tiba-tiba ini mengejutkan banyak orang. Militer Nepal memperingatkan terhadap kegiatan yang dapat menjerumuskan negara ke dalam kerusuhan dan ketidakstabilan.

“Ini adalah akibat dari perbuatan buruk para pemimpin kita,” kata pensiunan polisi Dev Kumar Khatiwada, 60 tahun.

“Namun vandalisme bukanlah jalan keluar yang tepat dari masalah ini,” ujarnya lagi mengutuk perusakan yang tidak terkendali yang mengakibatkan pembakaran gedung-gedung besar.

International Crisis Group menyebutnya sebagai “titik balik utama dalam pengalaman sulit negara ini dengan pemerintahan demokratis”. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres telah mendesak “pengekangan diri untuk menghindari eskalasi kekerasan lebih lanjut”.

“Para pengunjuk rasa, para pemimpin yang dipercaya oleh mereka dan tentara, harus bersatu untuk membuka jalan bagi pemerintahan sementara,” kata pengacara konstitusi Dipendra Jha kepada AFP.

“Pengaturan transisi sekarang perlu segera disusun dan melibatkan tokoh-tokoh yang masih memiliki kredibilitas di mata masyarakat Nepal, terutama kaum muda di negara ini,” kata Analis Crisis Group, Ashish Pradhan.

Menurut Bank Dunia, lebih dari seperlima penduduk berusia 15-24 tahun menganggur di Nepal, dengan PDB per kapita hanya US$1.447 (sekitar Rp 23,8 juta)

Diketahui Jumat, beberapa situs media sosial, termasuk Facebook, YouTube, dan X, diblokir setelah pemerintah memutus akses ke 26 platform yang tidak terdaftar, sebelum akhirnya dipulihkan. Di sisi lain, video yang membandingkan perjuangan rakyat Nepal dengan anak-anak politisi yang memamerkan barang-barang mewah (flexing) dan liburan mahal telah viral di TikTok, dan membuat banyak warga sakit hati. (R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penemuan Mayat Pria, Gegerkan Warga Solok Selatan

    Penemuan Mayat Pria, Gegerkan Warga Solok Selatan

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 245
    • 0Komentar

    SOLOK SELATAN (tri3news) – Penemuan sesosok mayat pria, gegerkan warga Jorong Bulantiak, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sabtu (17/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Penemuan tersebut sontak menghebohkan publik terlebih setelah video dan foto kejadian menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak korban dalam kondisi tertelungkup di […]

  • Lima Rumah Musnah Terbakar di Jalan Gaharu Medan Timur

    Lima Rumah Musnah Terbakar di Jalan Gaharu Medan Timur

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Petugas Damkar berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan air ke rumah di Jalan Gaharu  Komplek PJKA Blok B5 Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur yang dilalap sijago merah, Sabtu (27/9/2025).(Foto Dok/Warga) MEDAN (tri3news.com) – Lima rumah musnah terbakar di Jalan Gaharu  Komplek PJKA Blok B5 Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (27/9/2025). Dilaporkan tidak ada korban jiwa […]

  • Gubernur Sumut Bobby Nasution Bersama Forkopimda Nobar Film Believe

    Gubernur Sumut Bobby Nasution Bersama Forkopimda Nobar Film Believe

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MENONTON: Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama unsur Forkopimda Sumut nonton bersama Film “Believe: Takdir, Mimpi dan Keberanian” di Cinema XXI, Delipark Mall, Jalan Putri Hijau, Medan, Jum’at (1/8/2025). (Foto :Diskominfo Sumut)   MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumut Muhammad Bobby Nasution bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) nonton bareng (Nobar) film yang berjudul Believe. Film […]

  • WaliKota Tebing  Tinggi HADIRI Pembukaan Munas VII APEKSI 2025

    WaliKota Tebing  Tinggi HADIRI Pembukaan Munas VII APEKSI 2025

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Efisiensi Anggaran Dan Kolaborasi Jadi Sorotan TEBING TINGGI (tri3news.com) – Wali Kota Tebing Tinggi H Iman Irdian Saragih menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025 yang digelar di Convention Hall, Grand City, Kota Surabaya, Kamis (8/5/2025). Pembukaan Munas ini, merupakan bagian dari rangkaian hari pertama Munas VII APEKSI […]

  • Terkait Siswa SMPN 1 Laguboti Keracunan, Dinkes Sumut: Baru 25 Persen SPPG Bersertifikat

    Terkait Siswa SMPN 1 Laguboti Keracunan, Dinkes Sumut: Baru 25 Persen SPPG Bersertifikat

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Foto HM Faisal Hasrimy (Foto/Dok/Ist) MEDAN (tri3news.com) – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut). Hasil temuan sementara menunjukkan, sebagian besar petugas penyedia pangan siap saji sekolah (SPPG) di daerah tersebut belum memiliki sertifikat penjamah makanan yang layak. Kepala Dinkes […]

  • Polres Asahan Meringkus 6 Kurir dengan Barang Bukti 30 Kg Sabu

    Polres Asahan Meringkus 6 Kurir dengan Barang Bukti 30 Kg Sabu

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KISARAN (tri3news.com) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Asahan meringkus enam orang pelaku kurir narkoba dan menyita 30 Kg narkotika jenis sabu. Hal itu dikatakan Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi SIK saat menggelar konferensi pers di aula Mapolres, Rabu (18/06/2025). Satresnarkoba Polres Asahan berhasil mengamankan tiga orang pelaku berinisial AP (26), IJ (44) dan F […]

expand_less