Lewati ke konten
Tri3News
Thursday, 29 October 2026
DAERAHBerita terbaru

Antisipasi Cuaca Buruk, Pemko Medan Siagakan 23 Perahu Karet untuk Evakuasi

Pemko Medan menyiagakan 23 perahu karet dan menggandeng komunitas offroad untuk memperkuat evakuasi warga menghadapi potensi banjir.

Pemko Medan menyiagakan perahu karet dan perlengkapan evakuasi untuk menghadapi potensi banjir.
Pemko Medan menyiagakan perahu karet dan melibatkan komunitas offroad untuk mendukung evakuasi warga menghadapi potensi banjir pada musim hujan. Foto: Dok. Pemko Medan.
BagikanFacebookWhatsAppX
banner 468x60

MEDAN (tri3news.com) – Pemerintah Kota Medan menyiagakan 23 perahu karet dan menggandeng komunitas offroad untuk memperkuat evakuasi warga menghadapi potensi banjir pada puncak musim hujan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga menggalakkan pembersihan di wilayah rawan genangan sebagai langkah antisipasi cuaca ekstrem. Hal itu disampaikannya seusai memimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Balai Kota Medan, Rabu (28/10/2026).

banner 336x280
Pemko Medan menyiagakan perahu karet dan perlengkapan evakuasi untuk menghadapi potensi banjir.
Pemko Medan menyiagakan perahu karet dan melibatkan komunitas offroad untuk mendukung evakuasi warga menghadapi potensi banjir pada musim hujan. Foto: Dok. Pemko Medan.

Rico menjelaskan cuaca yang tidak menentu berkaitan dengan keberadaan bibit siklon di bagian utara Sumatera, termasuk wilayah Aceh. Potensi curah hujan tinggi juga menjadi perhatian setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini.

Perkuat Sarana Evakuasi

Pemko Medan telah menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk memperkuat koordinasi menghadapi potensi bencana. Pembersihan di sejumlah wilayah rawan genangan terus dilakukan agar saluran dan lingkungan lebih siap menghadapi hujan.

“Tentu kita harus bersiap dengan segala daya upaya yang kita miliki,” kata Rico.

Selain menyiagakan 23 perahu karet, Pemko Medan merangkul komunitas pencinta offroad untuk membantu mobilisasi dan evakuasi, terutama di titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan biasa.

Langkah tersebut diharapkan mempercepat respons pemerintah apabila terjadi banjir sekaligus memperkuat kerja sama dengan masyarakat dalam menghadapi musim hujan. (R1)

banner 336x280

Redaksi: T Sinulaki