Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sosok Topan Ginting Ternyata Orang Dekat Dengan Bobby, Miliki Karier Moncern di Pemerintahan

Sosok Topan Ginting Ternyata Orang Dekat Dengan Bobby, Miliki Karier Moncern di Pemerintahan

  • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

JAKARTA (tri3news.com) –  Topan Ginting, aparatur sipil negara (ASN) ditetapkan tersangka korupsi yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Kamis (26/6/2025) malam.

Ia menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Sumut dan memiliki   karier moncern di pemerintahan .

Ia adalah alumnus STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) tahun 2007. Setelah lulus dari STPDN, dirinya mulai bertugas sebagai ASN di Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

Saat itu, Topan sempat menjabat sebagai Kasubbag Protokol Bagian Umum Pemkot Medan. Kemudian, ia dipercaya sebagai Kepala Bidang di Dinas Komunikasi dan Informatika. Pada 2019, Topan Ginting menjadi Camat Medan Tuntungan.

Kariernya melesat saat Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan.Dan Topan Ginting  orang dekat dengan Bobby

Topan Ginting diangkat menjadi Kepala Dinas PU Kota Medan dan tetap bertahan di posisi strategis tersebut selama Bobby menjabat.

 Pada April 2024, Topan diangkat menjadi Plt Sekda Kota Medan menggantikan Wirya Alrahman yang menjadi Pj Bupati Deli Serdang. Pada 24 Februari 2025, Topan Ginting dilantik sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut oleh Wakil Gubernur Sumut Surya.

 Setelah menjabat empat bulan sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut ia tersandung tersangka korupsi yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Kamis (26/6/2025) malam.

Selain Topan Obaja Putra Ginting, tersangka lain dalam kasus ini adala Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Heliyanto (HEL),  PPK Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumut. M. Akhirun Efendi Siregar (KIR),  Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup (DNG); dan M. Rayhan Dulasmi Pilang (RAY),  Direktur PT RN.

“KPK melakukan gelar perkara dan menetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu (28/6/2025).

Adapun dalam giat OTT kali ini KPK mengungkap dua kasus sekaligus.

Kasus pertama terkait dengan proyek-proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut, yaitu:

a. Preservasi Jalan Sp. Kota Pinang–Gunung Tua–SP. Pal XI tahun 2023, dengan nilai proyek Rp56,5 miliar;

b. Preservasi Jalan Sp. Kota Pinang–Gunung Tua–Sp. Pal XI tahun 2024, dengan nilai proyek Rp17,5 miliar;

c. Rehabilitasi Jalan Sp. Kota Pinang–Gunung Tua–Sp. Pal XI dan penanganan longsoran tahun 2025;

d. Preservasi Jalan Sp. Kota Pinang–Gunung Tua–Sp. Pal XI tahun 2025.

Perkara kedua terkait dengan proyek-proyek pembangunan jalan di Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumut, yaitu:

a. Proyek pembangunan Jalan Sipiongot batas Labusel, dengan nilai proyek Rp96 miliar;

b. Proyek pembangunan Jalan Hutaimbaru–Sipiongot, dengan nilai proyek Rp61,8 miliar.

“Total nilai proyek setidaknya sejumlah Rp231,8 miliar. KPK masih akan menelusuri dan mendalami proyek-proyek lainnya,” kata Asep.

Nilai Proyek Rp 231 Miliar, Uang Pelicin Rp 46 Miliar

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, OTT yang dilakukan KPK di Sumut pada Kamis (26/6/2025) malam terkait dugaan suap dan/atau gratifikasi proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah 1 Sumut.

Kongkalikong proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah I Sumut mencapai Rp 231,8 miliar.

Sedangkan uang pelicin yang disiapkan untuk mendapatkan proyek itu diperkirakan mencapai Rp 46 miliar.

Perhitungan itu diperoleh dari perjanjian komitmen fee sebesar 10-20 persen.

“Ada sekitar Rp 46 miliar yang akan digunakan untuk menyuap (tapi belum diberikan),” kata Asep Guntur, Sabtu (28/6/2025).

Asep menjelaskan, ada perjanjian komitmen fee dalam proyek tersebut.

Akhirun dan Rayhan yang diskenariokan sebagai pemenang proyek menjanjikan Rp 46 miliar kepada ketiga tersangka.

Namun, permufakatan jahat itu berhasil dicegah KPK melalu OTT. “Kalau dibiarkan pihak-pihak ini mendapatkan proyek, ini tentu hasil pekerjaan tidak akan maksimal.

Karena, sebagian dari uang itu akan digunakan untuk menyuap, memperoleh pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Dalam kasus ini, penyidik menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 231 juta dari kediaman salah satu tersangka.

Uang tersebut diduga sisa dari praktik suap yang telah dilakukan oleh para tersangka dalam kasus ini. (R1)

Penulis

"Ini Baru Berita"

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumut Bongkar Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape dari Malaysia

    Polda Sumut Bongkar Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape dari Malaysia

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 224
    • 0Komentar

    TANJUNG BALAI  (tri3news.com) – Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyebutkan, pihaknya tengah memburu seorang pria berinisial GS. Sebab, GS diketahui sebagai pengendali masuknya narkotika dari Malaysia melalui perairan Sumatera Utara (Sumut). GS sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “GS ini sudah banyak DPO-nya. GS merupakan pengendali masuknya narkotika melalui perairan […]

  • PDIP Segera PAW Anggota DPRD Gorontalo Viral Ngaku Mau Rampok Uang Negara

    PDIP Segera PAW Anggota DPRD Gorontalo Viral Ngaku Mau Rampok Uang Negara

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Klarifikasi anggota DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu yang viral usai mengaku hendak merampok uang negara dengan dalih memiskinkan negara. (Foto/Dok/Ist). JAKARTA (tri3news.com) – DPP PDIP segera memecat anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang viral ingin merampok uang negara dan membuat negara semakin miskin. PDIP akan segera melakukan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD. “Hari ini, […]

  • Gubernur Aceh  Dukung Pembukaan Jalan Tembus Antar Kabupaten

    Gubernur Aceh Dukung Pembukaan Jalan Tembus Antar Kabupaten

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 137
    • 0Komentar

    ACEH TENGGARA (tri3news.com)-Pemerintah provinsi akan mendukung  proses pembukaan jalan tembus antar kabupaten, dan yang lebih penting sekarang ini adalah jalan tembus Subulussalam ke Kutacane. Demikian  disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dalam sambutannya pada upacara Peringatan Hari Jadi Ke-51 Kabupaten Aceh Tenggara di Lapangan Jenderal Ahmad Yani Kutacane, Kamis (26/6/2025). Menurutnya, pekerjaan tersebut  akan kita masukkan […]

  • Bobby Nasution Lantik Togap Simangunsong Jadi Sekdaprov Sumut

    Bobby Nasution Lantik Togap Simangunsong Jadi Sekdaprov Sumut

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MEDAN (tri3news.com) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Togap Simangunsong sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut. Dia merupakan salah satu tokoh dari Batak Toba yang merupakan pejabat eselon I Kementerian Dalam Negeri. Togap Simangunsong dilantik sebagai Sekdaprov Sumut di Gedung Serbaguna VIP Bandara Internasional Kualanamu, Jumat (11/7/2025). Pada kesempatan ini, Bobby […]

  • 5 Tewas Demo Protes Krisis Listrik dan Air di Madagaskar

    5 Tewas Demo Protes Krisis Listrik dan Air di Madagaskar

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kerusuhan terjadi usai aksi demo massal di  Ibu Kota Antananarivo pada Jumat (26/9/2025), terkait pemadaman listrik berkepanjangan dan kelangkaan air bersih yang sudah pada tahap mengkhawatirkan. (Foto: AFP/Rijasolo) MADAGASKAR (tri3news.com) – Situasi di Madagaskar kini memanas dan mencekam. Setidaknya lima orang tewas dalam demonstrasi massal yang berujung ricuh di Ibu Kota Antananarivo pada Jumat (26/9/2025). […]

  • Penyidik Kejari Gunungsitoli Terima Peyerahan Uang Rp 65 Juta dari Tersangka Korupsi pada Dinkes Niasbar

    Penyidik Kejari Gunungsitoli Terima Peyerahan Uang Rp 65 Juta dari Tersangka Korupsi pada Dinkes Niasbar

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle online tri3news
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jaksa penyidik Kejari Gunungsitoli terima penyerahan uang dari perkara dugaan korupsi dengan tersangka ETG, Senin (6/10/2025).(Foto: dok/kejar gunungsitoli) MEDAN (tri3news.com) – Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli (Kejari), menerima penyerahan uang Rp 65.000.000 dari penanganan kasus dugaan korupsi atas nama tersangka, ETG selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nias Barat (Nisbar) […]

expand_less