Mudik Lebaran 2026, Bandara Kualanamu Layani 208.030 Penumpang
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Tampak para keluarga menunggu kedatangan penumpang pada mudik Lebaran 2026, di terminal kedatangan Bandara Kualanamu, baru-baru ini. (Foto.dok/PT Angkasa Pura Aviasi).
KUALANAMU (tri3news.com) – Selama periode mudik Lebaran sejak 13-21 Maret 2026, PT Angkasa Pura Aviasi mencatat jumlah pergerakan penumpang 208.030 orang, dengan pergerakan pesawat mencapai 1.464, serta jumlah kargo 1.295 ton, di Bandara Internasional Kualanamu.
Hal itu disampaikan, Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono pada siaran persnya yang diterima melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, Minggu (22/3/2026).
Dengan itu, puncak arus balik akan diprediksi akan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026, dengan estimasi pergerakan penumpang mencapai 26.495 orang. Untuk itu, PT Angkasa Pura Aviasi telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran operasional arus balik.
Data trafik, rute dengan tingkat utilisasi tertinggi selama periode angkutan Lebaran didominasi oleh destinasi domestik dan regional. Adapun Top 5 destinasi dari Bandara Kualanamu meliputi Jakarta (CGK), Kuala Lumpur (KUL), Penang (PEN), Batam (BTH), dan Singapura (SIN).
Dominasi rute tersebut mencerminkan tingginya konektivitas Kualanamu sebagai hub utama wilayah barat Indonesia, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Disebutkan, capaian itu mencerminkan tren pemulihan transportasi udara yang terus berlanjut, dengan optimalnya kinerja dan koordinasi operasional serta kesiapan fasilitas dalam mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim mudik.
“Trafik angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan kinerja yang baik dan stabil. Tingkat pemulihan yang telah melampaui periode pra-pandemi menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat serta kepercayaan terhadap transportasi udara,” ujar Dedy.
Selain memastikan kelancaran operasional, Bandara Internasional Kualanamu juga menghadirkan nuansa Lebaran bagi para pengguna jasa melalui berbagai kegiatan pelayanan dan budaya di terminal penumpang. Pada H-2 Lebaran, penumpang disuguhkan persembahan tarian sufi sebagai bagian dari aktivasi layanan tematik Ramadan dan Idulfitri.
Sementara itu, setelah pelaksanaan Sholat Idulfitri, bandara juga menggelar kegiatan Halal Bihalal di area terminal penumpang sebagai momentum mempererat kebersamaan antara pengguna jasa, stakeholder, dan insan kebandarudaraan.
PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional melalui penguatan koordinasi lintas stakeholder, optimalisasi fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan guna menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.
Monitoring dan evaluasi terus dilakukan secara real-time melalui Posko Terpadu untuk mengantisipasi dinamika trafik baik pada arus mudik maupun arus balik.
Dijelaskan, PT Angkasa Pura Aviasi merupakan perusahaan Joint Venture (JVCo) antara PT Angkasa Pura Indonesia dan GMR Airports Netherlands B.V sebagai tindak lanjut Kemitraan Strategis Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Perusahaan bertujuan melakukan pengusahaan, pengoperasian, serta pengembangan Bandara Internasional Kualanamu sebagai bandara hub strategis dan pintu gerbang internasional wilayah barat Indonesia. (R1)



Saat ini belum ada komentar